Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan e-kinerja guru: alur kinerja digital guru ASN, kaitan platform kementerian dan sistem kinerja ASN, contoh rencana, dan cara menyiapkan bukti dukung.
e-Kinerja guru adalah sebutan umum untuk pengelolaan kinerja guru secara digital: menyusun rencana kinerja, melaksanakan dan mendokumentasikan pekerjaan, mengunggah bukti dukung, lalu menerima penilaian dari atasan langsung. Bagi guru ASN, prosesnya berlangsung di platform pengelolaan kinerja kementerian dan tersambung dengan sistem kinerja ASN sesuai ketentuan yang berlaku. Artikel ini menjelaskan alur e-kinerja guru secara praktis, peran Kepala Sekolah, contoh rencana kinerja, dan cara menyiapkan bukti dukung dari pekerjaan sehari-hari agar tidak panik menjelang tenggat.
Dulu penilaian kinerja identik dengan map tebal berisi berkas fotokopi. Kinerja digital membawa beberapa perubahan:
Namun perubahan ke digital tidak otomatis mengurangi beban. Guru yang baru mencari bukti di minggu terakhir tetap akan kewalahan, hanya saja kini mengunggah bukan memfotokopi.
Tahapan berikut menggambarkan alur umum. Nama menu, istilah, dan tenggat bisa berubah setiap periode, jadi selalu rujuk juknis terbaru dari Kemendikdasmen dan BKN.
| Tahap | Yang dilakukan guru | Yang dilakukan Kepala Sekolah |
|---|---|---|
| Perencanaan | Menyusun rencana kinerja dan sasaran pengembangan | Meninjau dan menyetujui |
| Pelaksanaan | Mengajar, mendokumentasikan, mengikuti pengembangan diri | Mengamati, memberi umpan balik |
| Observasi praktik | Menjalani observasi kelas | Melakukan observasi dan mencatat |
| Pengumpulan bukti | Mengunggah bukti dukung | Memeriksa kesesuaian bukti |
| Penilaian | Melihat hasil dan umpan balik | Memberi penilaian sesuai ketentuan |
Panduan teknis di platform kementerian dibahas di artikel "Ruang GTK Pengelolaan Kinerja: Panduan untuk Guru", sedangkan penyusunan sasaran kinerja dibahas di "SKP Guru: Cara Menyusun dan Mengunggah Bukti Dukung".
Rencana kinerja yang baik bisa diamati dan dibuktikan. Bandingkan:
| Kurang terukur | Lebih terukur |
|---|---|
| Meningkatkan kualitas pembelajaran | Menerapkan asesmen formatif di setiap pertemuan dan mencatat tindak lanjutnya di jurnal mengajar |
| Mengembangkan diri | Menyelesaikan satu kursus daring tentang pembelajaran berdiferensiasi dan menerapkannya di dua rombel |
| Meningkatkan literasi murid | Menjalankan 15 menit membaca di awal pelajaran tiga kali seminggu selama satu semester |
Rencana seperti ini memudahkan pengumpulan bukti karena buktinya jelas sejak awal.
Kunci e-kinerja guru yang ringan adalah bukti yang terkumpul sambil bekerja.
| Jenis bukti | Contoh | Kapan dikumpulkan |
|---|---|---|
| Perencanaan | Modul ajar atau perangkat ajar | Awal semester |
| Pelaksanaan | Jurnal mengajar, foto kegiatan | Setiap pertemuan |
| Asesmen | Rekap nilai, contoh umpan balik ke murid | Setelah setiap asesmen |
| Kehadiran | Rekap presensi guru | Setiap bulan |
| Pengembangan diri | Sertifikat kursus, catatan komunitas belajar | Setiap selesai kegiatan |
| Hasil karya murid | Foto karya dengan izin | Setiap akhir proyek |
Contoh bukti yang biasanya diterima dibahas lebih lengkap di artikel "Contoh Bukti Dukung Kinerja Guru yang Diterima".
Sisihkan 10 menit setiap Jumat untuk:
Dengan kebiasaan ini, saat tahap pengumpulan bukti tiba, guru tinggal memilih dan mengunggah.
Kepala Sekolah adalah atasan langsung guru dalam e-kinerja. Beberapa hal yang membuat prosesnya lancar:
Guru yayasan dan honorer umumnya tidak masuk sistem kinerja ASN. Namun prinsip kinerja digital tetap bisa diterapkan secara internal: rencana kinerja di awal tahun, bukti dari pekerjaan harian, observasi, dan penilaian berbasis bukti. Contoh format penilaian internal dibahas di artikel tentang PKG guru dan penilaian kinerja guru di blog ini.
Rencana terlalu umum. Sulit dibuktikan dan dinilai.
Bukti dikumpulkan di minggu terakhir. Banyak yang hilang atau harus dibuat ulang.
Bukti tidak sesuai rencana. Guru mengunggah banyak berkas yang tidak berkaitan dengan sasaran kinerjanya.
Observasi tidak terjadwal. Kepala Sekolah kewalahan mengobservasi semua guru dalam satu bulan.
Akun dan kata sandi dititipkan. Akun kinerja adalah akun pribadi; jangan dititipkan kepada operator atau rekan.
Sebutan umum untuk pengelolaan kinerja guru secara digital, dari perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan bukti, hingga penilaian. Untuk guru ASN, prosesnya mengikuti sistem kinerja ASN sesuai ketentuan yang berlaku.
Atasan langsung, umumnya Kepala Sekolah. Rincian peran penilai mengikuti ketentuan yang berlaku.
Jurnal mengajar, rekap presensi, rekap nilai, modul ajar, dan sertifikat pengembangan diri, karena semuanya lahir dari pekerjaan harian.
Minta pendampingan dari rekan yang mahir atau operator, tetapi tetap isi sendiri dengan akun pribadi.
Umumnya tidak masuk sistem kinerja ASN, tetapi sekolah atau yayasan bisa menerapkan penilaian kinerja internal dengan prinsip yang sama.
Akar masalah e-kinerja guru bukan pada platformnya, melainkan pada bukti yang tidak terkumpul sepanjang periode. Guru baru mencari jurnal, rekap nilai, dan presensi menjelang tenggat, padahal semuanya seharusnya sudah ada.
ASIS tidak menggantikan sistem kinerja resmi, tetapi membuat bukti dukung terkumpul dari pekerjaan sehari-hari. Jurnal mengajar diisi setiap pertemuan, presensi guru tercatat lewat pindai QR atau pengenalan wajah, nilai dan perangkat ajar Kurikulum Merdeka tersimpan rapi, dan kursus daring di Akademi ASIS bisa menjadi bagian pengembangan diri. Kepala Sekolah memantau target per peran melalui Dashboard Goal.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.