Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan membentuk dokter kecil SD: kriteria memilih murid, materi pelatihan bersama puskesmas, tugas harian di UKS, jadwal piket, dan cara menjaga semangat tim.
Dokter kecil SD adalah murid yang dipilih dan dilatih menjadi kader kesehatan di sekolah, biasanya dari kelas 4 dan 5. Tugasnya menjadi teladan hidup bersih dan sehat, membantu pertolongan pertama ringan di bawah pengawasan guru, memantau kebersihan kelas, mengingatkan teman tentang cuci tangan dan jajan sehat, serta melapor ke guru pembina UKS bila ada teman yang sakit. Cara membentuknya: tetapkan kriteria, pilih murid secara adil, latih bersama puskesmas, susun jadwal piket, lalu beri apresiasi rutin. Artikel ini membahas setiap langkah, contoh materi pelatihan, batas tugas yang aman, dan cara menjaga program tetap hidup sepanjang tahun.
Guru pembina UKS di SD biasanya juga guru kelas yang mengajar penuh. Tidak mungkin ia memantau kebersihan seluruh kelas atau menemani setiap murid yang pusing di jam pelajaran. Dokter kecil membantu memperpanjang jangkauan program UKS.
Manfaatnya juga dirasakan murid yang menjadi kader. Mereka belajar tanggung jawab, kepemimpinan, empati, dan pengetahuan kesehatan yang dibawa pulang ke keluarga. Pesan kesehatan dari teman sebaya juga sering lebih didengar daripada nasihat orang dewasa.
Sebelum membentuk tim, tegaskan batasnya. Dokter kecil adalah murid, bukan tenaga kesehatan.
| Boleh dilakukan | Tidak boleh dilakukan |
|---|---|
| Menemani teman ke UKS dan memanggil guru | Memberi obat minum kepada teman |
| Membersihkan luka lecet ringan dengan air bersih dan menutup plester, bila sudah dilatih | Menangani luka dalam, patah tulang, atau kejang |
| Mencatat nama teman yang berkunjung ke UKS | Memutuskan teman boleh pulang |
| Mengingatkan cuci tangan dan jajan sehat | Memeriksa bagian tubuh pribadi teman |
| Membantu kegiatan pemeriksaan berkala dari puskesmas | Menyimpan obat-obatan di kelas |
Setiap kejadian di luar luka ringan harus langsung dilaporkan ke guru.
Contoh kriteria yang wajar:
Kriteria terakhir penting. Murid yang tidak menonjol secara akademik sering menjadi kader yang sangat tekun.
Umumkan ke kelas 4 dan 5, buka pendaftaran, lalu wali kelas memberi pertimbangan. Jumlah yang umum dipakai adalah dua sampai tiga murid per kelas agar setiap kelas punya perwakilan.
Kirim surat yang menjelaskan tugas, jadwal latihan, dan batas tanggung jawab. Orang tua perlu tahu bahwa anaknya tidak akan menangani kasus berat.
Hubungi puskesmas wilayah, karena pelatihan dokter kecil umumnya bekerja sama dengan petugas kesehatan setempat. Bila jadwal puskesmas terbatas, guru UKS yang sudah dilatih bisa melanjutkan pelatihan lanjutan.
Pelantikan sederhana di upacara bendera membuat murid bangga. Beri rompi, topi, atau pin sebagai tanda pengenal saat bertugas.
| Sesi | Materi | Praktik |
|---|---|---|
| 1 | Perilaku hidup bersih dan sehat | Enam langkah cuci tangan |
| 2 | Gizi seimbang dan jajanan sehat | Memilah contoh jajanan |
| 3 | Kebersihan diri: kuku, gigi, rambut | Memeriksa kuku sendiri dengan cermin |
| 4 | Pertolongan pertama luka ringan | Membersihkan dan memplester luka buatan |
| 5 | Mengenali tanda teman sakit | Bermain peran: teman pusing, mimisan, pingsan |
| 6 | Kebersihan lingkungan dan pencegahan DBD | Mencari jentik di sekitar sekolah |
| 7 | Mencatat dan melapor | Mengisi buku kunjungan UKS |
Setiap sesi cukup 45–60 menit, dijadwalkan sepekan sekali selama beberapa pekan. Untuk pertolongan pertama, lihat juga artikel pertolongan pertama di sekolah.
| Hari | Kelas piket UKS | Tugas tambahan |
|---|---|---|
| Senin | 4A | Cek kebersihan kuku kelas 1 |
| Selasa | 4B | Pantau tempat cuci tangan |
| Rabu | 5A | Cek jentik di bak dan pot |
| Kamis | 5B | Pantau jajanan di kantin |
| Jumat | 4A dan 5A | Rapikan ruang UKS |
Dokter kecil yang piket berada di dekat UKS saat istirahat, membantu mencatat kunjungan, dan memanggil guru bila diperlukan. Pastikan piket tidak mengganggu jam pelajaran mereka.
Banyak program dokter kecil ramai di awal lalu menghilang setelah tiga bulan. Beberapa cara menjaganya:
Memberi tanggung jawab berlebihan. Dokter kecil diminta menunggu UKS sendirian sepanjang hari.
Tidak ada guru pendamping. Saat ada kejadian serius, murid kebingungan.
Pelatihan hanya sekali. Keterampilan cepat lupa tanpa latihan ulang.
Kotak P3K kosong. Dokter kecil tidak bisa membantu bila perlengkapan dasar tidak tersedia. Periksa isinya secara berkala.
| Pemeriksaan | Sudah? |
|---|---|
| Kriteria dan jumlah kader ditetapkan | |
| Izin orang tua terkumpul | |
| Pelatihan dengan puskesmas terjadwal | |
| Batas tugas dijelaskan dan ditempel di UKS | |
| Jadwal piket disusun | |
| Buku kunjungan UKS tersedia | |
| Rencana regenerasi ada |
Dengan langkah ini, dokter kecil SD menjadi bagian nyata dari budaya sehat sekolah, bukan sekadar seragam di hari pelantikan.
Umumnya kelas 4 dan 5, karena sudah cukup mandiri dan masih punya waktu bertugas sebelum kelas 6.
Tidak. Pemberian obat menjadi kewenangan guru UKS sesuai prosedur sekolah dan persetujuan orang tua.
Biasanya bekerja sama dengan puskesmas setempat, dilanjutkan oleh guru pembina UKS.
Dua sampai tiga murid per kelas di kelas 4 dan 5 sudah cukup untuk sebagian besar SD.
Tidak wajib. Rompi atau pin sederhana sudah cukup sebagai tanda pengenal.
Program UKS sering kehilangan jejak karena catatannya di buku yang mudah hilang. Guru tidak tahu murid mana yang sering pusing, dan orang tua baru tahu anaknya sakit di sekolah saat menjemput.
ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Modul UKS di ASIS membantu guru pembina mencatat kunjungan dan keluhan murid, sehingga pola kesehatan terlihat di profil murid yang utuh. Kabar penting bisa dikirim ke orang tua lewat notifikasi aplikasi, dan sekolah bisa memakai catatan yang sama untuk evaluasi program kesehatan.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.