Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan operator mencatat data murid berkebutuhan khusus Dapodik: dasar penetapan, dokumen pendukung, langkah pengisian, verifikasi, dan kerahasiaannya.
Data murid berkebutuhan khusus Dapodik adalah isian pada data peserta didik yang menandai bahwa seorang murid memiliki kebutuhan khusus beserta jenisnya. Data ini penting karena dipakai pemerintah untuk memetakan layanan pendidikan inklusif, merencanakan dukungan, dan menyusun kebijakan. Namun pengisiannya tidak boleh berdasarkan dugaan guru atau label sehari-hari. Panduan ini menjelaskan dasar penetapan, dokumen pendukung, langkah pengisian, verifikasi, dan cara menjaga kerahasiaan data murid berkebutuhan khusus Dapodik.
Untuk langkah awal sekolah yang mulai menerima murid berkebutuhan khusus, baca "Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif: 8 Langkah Awal". Bagi orang tua yang masih menimbang pilihan sekolah, ada artikel "Sekolah Inklusi dan SLB: Bedanya dan Cara Memilih".
Catatan: nama menu, kolom, dan daftar pilihan jenis kebutuhan khusus mengikuti versi aplikasi Dapodik yang berlaku dan dapat berubah. Ikuti panduan resmi Dapodik versi terbaru dan arahan dinas pendidikan.
Data yang keliru berdampak dua arah. Murid yang membutuhkan dukungan tidak tercatat, atau sebaliknya murid tercatat dengan label yang tidak tepat dan terbawa bertahun-tahun.
Guru tidak mendiagnosis. Penetapan bahwa murid memiliki kebutuhan khusus sebaiknya didasarkan pada asesmen oleh pihak yang berwenang, misalnya psikolog, dokter, atau unit layanan disabilitas, serta asesmen pendidikan oleh guru pendamping khusus.
| Sumber | Fungsi | Contoh dokumen |
|---|---|---|
| Tenaga kesehatan atau psikolog | Menetapkan kondisi | Surat keterangan dokter, laporan pemeriksaan psikologis |
| Guru pendamping khusus | Memetakan kebutuhan belajar | Hasil asesmen pendidikan, profil belajar |
| Orang tua | Memberi informasi riwayat dan persetujuan | Formulir persetujuan, riwayat perkembangan |
| Sekolah asal | Melanjutkan data layanan | Program pembelajaran individual sebelumnya |
Bila sekolah menduga ada kebutuhan khusus tetapi belum ada asesmen, langkah pertama adalah berbicara dengan orang tua dan merujuk ke layanan asesmen, bukan langsung mengisi Dapodik.
Pastikan ada hasil asesmen yang menyebut jenis kebutuhan khusus. Simpan salinan di berkas rahasia murid.
Data kebutuhan khusus menyangkut kesehatan anak. UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi menggolongkan data anak dan data kesehatan sebagai data pribadi yang bersifat spesifik, dan pemrosesan data anak memerlukan persetujuan orang tua atau wali. Jelaskan kepada orang tua tujuan pencatatan dan siapa yang dapat mengakses data.
Pilih jenis yang paling sesuai dengan hasil asesmen dari daftar yang tersedia di aplikasi. Bila murid memiliki lebih dari satu kebutuhan, ikuti ketentuan pengisian yang berlaku untuk kondisi ganda. Jangan memakai istilah sendiri di luar pilihan resmi.
Operator membuka data murid yang bersangkutan dan mengisi kolom kebutuhan khusus sesuai pilihan. Lakukan bersama guru pendamping khusus atau koordinator inklusi agar tidak salah pilih.
Setelah sinkronisasi, periksa kembali apakah data sudah tersimpan dengan benar. Cocokkan dengan daftar internal murid berkebutuhan khusus yang dipegang koordinator inklusi.
Pencatatan data murid berkebutuhan khusus Dapodik bukan pekerjaan sekali jadi. Kondisi dan kebutuhan murid bisa berubah, dan murid datang serta pergi setiap tahun. Lakukan verifikasi minimal setiap awal tahun pelajaran.
Contoh fiktif dari SD negeri inklusif di Kota Batu:
| No | Inisial | Kelas | Jenis kebutuhan (sesuai asesmen) | Dokumen | Persetujuan orang tua | Status di Dapodik |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | A.R. | 2 | Autisme | Laporan psikolog | Ada | Sudah sesuai |
| 2 | B.S. | 4 | Gangguan pendengaran | Surat dokter THT | Ada | Sudah sesuai |
| 3 | C.N. | 5 | Kesulitan belajar spesifik | Asesmen GPK, menunggu psikolog | Ada | Belum diisi, menunggu asesmen |
Daftar internal memakai inisial dan disimpan dengan akses terbatas.
Hasil asesmen dari pihak yang berwenang sangat dianjurkan sebagai dasar. Ketentuan dokumen yang diminta dapat berbeda antar daerah, jadi ikuti arahan dinas pendidikan setempat.
Hormati keputusan orang tua, jelaskan manfaat pencatatan bagi layanan anak, dan dokumentasikan diskusi tersebut. Layanan di kelas tetap bisa diberikan meski data belum dicatat.
Operator sekolah sebagai pengisi teknis, dengan masukan dari koordinator inklusi atau guru pendamping khusus, dan di bawah tanggung jawab Kepala Sekolah.
Bisa, bila ada hasil asesmen baru atau ditemukan kesalahan. Lakukan perubahan dengan dokumen pendukung dan catat alasannya.
Boleh dan sebaiknya dicatat bila memang ada murid yang memiliki kebutuhan khusus berdasarkan asesmen, terutama di sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif.
Akar masalah data inklusi adalah informasi yang tersebar dan tidak terlindungi: dokumen asesmen di map guru pendamping, catatan perkembangan di buku pribadi, dan diskusi kondisi murid di grup percakapan.
ASIS menyediakan layanan inklusi dan PPI, termasuk catatan perkembangan di profil murid yang utuh. Setiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan, sehingga informasi sensitif tidak terbuka untuk semua orang. Data murid dari Dapodik bisa diimpor dari file ekspor yang sudah dimiliki sekolah, tetapi ASIS tidak terhubung langsung ke Dapodik dan tidak mengirim data balik, sehingga pengisian resmi tetap dilakukan operator di aplikasi Dapodik.
ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk SLB dan sekolah inklusif, tanpa iklan dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ dapat memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.