Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Format daftar nilai guru Kurikulum Merdeka: kolom per tujuan pembelajaran, contoh terisi SD dan SMP, cara mengolah nilai akhir, dan tips merapikannya.
Daftar nilai guru adalah catatan hasil asesmen murid yang dipegang guru untuk setiap kelas dan mata pelajaran yang diampu. Isinya menjadi dasar nilai rapor, bahan tindak lanjut pembelajaran, sekaligus bukti administrasi saat supervisi. Dalam Kurikulum Merdeka, format daftar nilai sebaiknya tidak lagi memakai kolom "UH1, UH2, UTS, UAS" semata, melainkan dikelompokkan per tujuan pembelajaran (TP) atau lingkup materi agar deskripsi rapor mudah disusun.
Panduan ini memberi format daftar nilai guru, contoh terisi untuk SD dan SMP, cara mengolah nilai akhir, serta tips menjaga daftar nilai tetap rapi sampai musim rapor.
| Bagian | Isi |
|---|---|
| Kepala daftar | Nama sekolah, mapel, kelas, fase, semester, tahun ajaran, nama guru |
| Identitas murid | Nomor, nama, NIS/NISN |
| Daftar TP atau lingkup materi | Kode dan rumusan singkat TP |
| Nilai sumatif lingkup materi | Satu kolom per TP atau per lingkup materi |
| Sumatif akhir semester | Nilai tes atau nontes akhir semester |
| Nilai akhir | Hasil olahan sesuai kebijakan sekolah |
| Tindak lanjut | Tanda remedial atau pengayaan |
| Catatan | Hal khusus, misalnya susulan atau sakit lama |
Tempelkan keterangan kode TP di bagian bawah daftar agar siapa pun yang membaca, termasuk pengawas, memahami isi kolom.
Keterangan TP:
KKTP: 70
| No | Nama | TP1 | TP2 | TP3 | SAS | NA | Tindak lanjut |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Aditya | 85 | 78 | 72 | 80 | 79 | |
| 2 | Bunga | 92 | 90 | 88 | 91 | 90 | Pengayaan |
| 3 | Cahyo | 70 | 62 | 58 | 64 | 64 | Remedial TP2, TP3 |
| 4 | Dewi | 80 | 75 | 81 | 78 | 79 |
SAS = sumatif akhir semester, NA = nilai akhir. Dalam contoh ini nilai akhir dihitung dari rata-rata nilai TP dan SAS dengan bobot sama, lalu dibulatkan. Pembobotan ini hanya ilustrasi; gunakan kebijakan pengolahan nilai yang disepakati sekolah.
Guru mapel di SMP biasanya mengampu beberapa rombel, sehingga satu lembar untuk satu rombel.
Lingkup materi: LM1 gerak benda, LM2 usaha dan pesawat sederhana, LM3 struktur tumbuhan.
| No | Nama | LM1 Tes | LM1 Praktik | LM2 | LM3 | SAS | NA |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Fajar | 76 | 85 | 72 | 80 | 74 | 77 |
| 2 | Gita | 88 | 90 | 84 | 86 | 85 | 87 |
| 3 | Hana | 65 | 80 | 60 | 70 | 62 | 67 |
Perhatikan kolom praktik yang dipisah dari tes. Untuk mapel dengan unsur praktik, memisahkan kolom membantu guru menulis deskripsi yang lebih tepat, misalnya "terampil melakukan percobaan, perlu penguatan pemahaman konsep gaya".
Cara pengolahan bervariasi antarsekolah. Yang penting:
Pembahasan pilihan cara mengolah nilai ada di artikel "Cara Mengolah Nilai Rapor Kurikulum Merdeka dari Sumatif".
Dengan kolom per TP, deskripsi bisa langsung disusun. Contoh untuk Cahyo di atas:
Cahyo mampu membandingkan dan mengurutkan bilangan sampai 10.000. Perlu pendampingan dalam penjumlahan dan pengurangan bersusun serta mengenal pecahan sederhana.
Bandingkan bila daftar hanya berisi "UH1: 70, UH2: 62". Guru harus mengingat kembali isi ulangan untuk menulis deskripsi.
Daftar nilai guru dalam bentuk lembar kerja memudahkan perhitungan, tetapi rawan rumus rusak dan sulit dipakai bersama wali kelas. Aplikasi penilaian yang terhubung ke rapor membuat nilai yang diisi guru langsung terbaca wali kelas dan tidak perlu disalin. Pertimbangan memilihnya ada di "Aplikasi Rekap Nilai Guru: Kriteria dan Alur Kerja Praktis".
Ikuti kebijakan sekolah. Banyak sekolah menerima versi digital selama bisa ditunjukkan atau dicetak saat diperlukan.
Sesuaikan dengan alur tujuan pembelajaran. Umumnya cukup beberapa TP utama yang benar-benar diases secara sumatif.
Catat di lembar terpisah atau kolom catatan. Formatif berfungsi sebagai umpan balik, tidak harus menjadi bagian nilai rapor.
Tulis nilai awal dan nilai setelah remedial, lalu gunakan nilai sesuai kebijakan sekolah. Jejak keduanya penting sebagai bukti proses.
Boleh sebagai acuan, tetapi sesuaikan dengan TP, kebijakan pengolahan nilai, dan format rapor sekolah sendiri.
Akar masalah daftar nilai guru adalah nilai yang terkunci di buku atau laptop pribadi, lalu disalin ke lembar wali kelas dan aplikasi rapor menjelang tenggat. Setiap salinan membuka peluang salah.
Di ASIS, guru mengisi nilai dari web atau ASIS Mobile, nilai tersimpan di satu tempat, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka memakainya tanpa diketik ulang. Wali kelas melihat kelengkapan nilai seluruh mapel, setiap peran hanya membuka data yang ia perlukan, dan bank soal dengan bantuan AI yang selalu ditinjau guru serta CBT membantu menyiapkan asesmen. Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.