WAWASAN ASIS

CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025: Isi dan Cara Memakainya

Memahami CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025: struktur dokumen, cara membandingkan dengan CP lama, dampak pada ATP dan modul ajar, serta langkah guru.

Tim Wawasan ASIS 11 Okt 2026 Kurikulum & Pembelajaran

CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025 merujuk pada Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan yang memuat capaian pembelajaran untuk PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dalam Kurikulum Merdeka. Dokumen ini menjadi acuan guru dalam menyusun alur tujuan pembelajaran (ATP), modul ajar, dan asesmen. Bagi guru, pertanyaan pentingnya bukan sekadar "apa nomornya", tetapi "apa yang berubah di mapel saya dan apa yang perlu saya sesuaikan".

Artikel ini membantu guru membaca struktur dokumen CP, membandingkannya dengan CP yang dipakai sebelumnya secara sistematis, dan memutuskan bagian ATP serta modul ajar mana yang perlu direvisi. Karena rumusan resmi bisa diperbarui atau diralat, selalu unduh dan rujuk salinan resmi dari kanal kementerian, bukan dari berkas yang beredar di grup pesan.

Kedudukan dokumen CP

Capaian pembelajaran adalah kompetensi yang diharapkan dicapai murid di akhir setiap fase. Dokumen CP tidak berdiri sendiri. Ia terkait dengan:

  • Struktur kurikulum, yang mengatur mata pelajaran dan alokasi waktu.
  • Profil lulusan, yang kini memuat delapan dimensi sesuai Permendikdasmen 13/2025.
  • Kerangka pembelajaran mendalam, yang menekankan praktik pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan digital.

Kebijakan Permendikdasmen 13/2025 juga membuka mata pelajaran pilihan Koding dan Kecerdasan Artifisial sejak tahun ajaran 2025/2026. Guru yang mengampu mapel ini perlu memeriksa lampiran CP terbaru untuk rumusan capaiannya.

Struktur dokumen CP yang perlu dikenali

Dokumen CP umumnya disusun per mata pelajaran, dan setiap mapel memuat bagian-bagian berikut.

Bagian Isi Kegunaan bagi guru
Rasional Alasan mapel dipelajari Bahan menjelaskan makna belajar kepada murid
Tujuan Kompetensi umum yang ingin dicapai Arah besar penyusunan ATP
Karakteristik Elemen atau ruang lingkup mapel Kerangka pembagian materi
Capaian per fase Rumusan kompetensi di akhir fase, sering dirinci per elemen Bahan utama menurunkan TP

Untuk PAUD, capaian disusun untuk fase fondasi dengan pendekatan yang berbeda dari mapel di sekolah.

Cara membandingkan dengan CP sebelumnya

Banyak guru langsung merevisi seluruh perangkat ajar begitu mendengar ada CP baru. Padahal, cara yang lebih efisien adalah membandingkan dulu, lalu merevisi hanya bagian yang berubah.

Langkah 1: Siapkan dua dokumen

Unduh CP yang Anda pakai selama ini dan CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025 untuk mapel dan fase yang sama.

Langkah 2: Bandingkan per elemen

Buat tabel tiga kolom: elemen, rumusan lama, rumusan baru. Isi untuk fase yang Anda ajar.

Langkah 3: Tandai jenis perubahan

Gunakan kode sederhana:

  • T (tetap): rumusan sama atau hanya berubah redaksi.
  • G (geser): kompetensi pindah ke fase lain atau ke elemen lain.
  • B (baru): kompetensi yang sebelumnya tidak ada.
  • H (hilang): kompetensi yang tidak lagi tercantum.

Langkah 4: Catat dampaknya

Untuk setiap baris G, B, dan H, catat TP dan modul ajar mana yang terdampak.

Contoh format catatan (ilustrasi, bukan isi resmi):

Elemen Jenis perubahan Dampak pada perangkat ajar
Elemen A T Tidak perlu revisi
Elemen B G TP nomor 5 dipindah ke semester lain
Elemen C B Tambah dua TP dan satu modul ajar
Elemen D T, redaksi berubah Sesuaikan kata kerja di TP

Dengan cara ini, guru bisa melihat bahwa sering kali sebagian besar perangkat ajar tetap bisa dipakai.

Dampak pada ATP dan modul ajar

ATP

ATP perlu direvisi bila ada kompetensi yang bergeser atau baru. Urutan TP dalam setahun mungkin berubah. Pastikan juga TP masih bisa dicapai dalam alokasi waktu yang tersedia.

Modul ajar

Modul yang terkait elemen berstatus T cukup disesuaikan rujukannya. Modul untuk elemen B perlu disusun baru. Bagian tujuan, asesmen, dan kegiatan inti yang paling perlu diperiksa.

Asesmen dan rapor

Deskripsi capaian di rapor sebaiknya merujuk TP yang sudah disesuaikan. Bila sekolah memakai aplikasi rapor, pastikan daftar TP di aplikasi diperbarui sebelum semester dimulai.

Kerja bersama di sekolah

Penyesuaian CP lebih ringan bila dikerjakan bersama.

  • Bagi per mapel. Guru mapel yang sama di satu sekolah, atau di komunitas belajar antarsekolah, membandingkan bersama.
  • Satu tabel untuk semua. Hasil perbandingan disimpan di tempat bersama agar guru lain tidak mengulang.
  • Wakasek kurikulum mengoordinasikan. Termasuk memastikan KSP dan jadwal pelajaran tetap selaras.
  • Tetapkan tenggat realistis. Misalnya revisi ATP selesai sebelum awal semester, modul ajar menyusul bertahap.

Contoh alur kerja satu bulan

Sebuah SMP dengan empat guru Matematika bisa membagi pekerjaan seperti ini. Minggu pertama, setiap guru membandingkan satu fase atau satu elemen dan mengisi tabel bersama. Minggu kedua, hasilnya dibahas dalam pertemuan komunitas belajar untuk menyepakati kode perubahan. Minggu ketiga, ATP direvisi oleh guru yang mengajar di kelas terkait. Minggu keempat, wakasek kurikulum memeriksa keselarasan ATP dengan jadwal dan memastikan daftar TP di aplikasi rapor sudah diperbarui.

Pola ini membuat penyesuaian dengan CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025 selesai dalam satu bulan tanpa lembur, karena setiap guru hanya mengerjakan bagiannya.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Memakai berkas tidak resmi. Ringkasan di media sosial bisa keliru atau tidak lengkap.
  2. Merevisi semua dari nol. Membuang waktu untuk bagian yang tidak berubah.
  3. Hanya mengganti nomor rujukan. Kompetensi baru tidak masuk ke ATP.
  4. Tidak memperbarui rapor. Deskripsi rapor masih merujuk TP lama.
  5. Bekerja sendiri-sendiri. Guru mapel yang sama mengerjakan hal yang sama berulang kali.

Daftar cek penyesuaian

  • Dokumen CP resmi sudah diunduh dari kanal kementerian.
  • Tabel perbandingan per elemen sudah dibuat.
  • Perubahan sudah diberi kode T, G, B, H.
  • ATP sudah direvisi sesuai perubahan.
  • Modul ajar untuk elemen baru sudah dijadwalkan penyusunannya.
  • Daftar TP di aplikasi rapor sudah diperbarui.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025 berlaku untuk semua jenjang?

Dokumen ini mencakup PAUD, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Untuk kepastian cakupan dan masa berlakunya, baca diktum dalam salinan resmi keputusan.

Apakah guru wajib membuat ulang semua modul ajar?

Tidak harus. Bandingkan dulu per elemen. Modul untuk kompetensi yang tidak berubah cukup disesuaikan rujukannya.

Di mana mendapatkan dokumen resmi?

Dari kanal resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau BSKAP. Hindari salinan yang tidak jelas sumbernya.

Bagaimana dengan madrasah?

Madrasah mengikuti struktur kurikulum dari Kementerian Agama, saat ini KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025. Untuk mapel umum, madrasah umumnya merujuk CP dari kementerian pendidikan, tetapi ikuti petunjuk Kementerian Agama.

Kapan sebaiknya ATP disesuaikan dengan CP Kep BSKAP 046/H/KR/2025?

Idealnya sebelum semester baru dimulai, agar perencanaan, pembelajaran, dan rapor memakai rujukan yang sama sepanjang semester.

ASIS: Revisi Perangkat Ajar Tanpa Mulai dari Nol

Akar masalah setiap kali CP diperbarui adalah perangkat ajar yang tersimpan terpisah-pisah. Modul di laptop pribadi, ATP di berkas lain, dan daftar TP di aplikasi rapor tidak saling terhubung, sehingga revisi berarti mengetik ulang di banyak tempat.

ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka yang menyimpan capaian dan tujuan pembelajaran di satu tempat, sehingga modul tahun lalu bisa disalin lalu direvisi. Tujuan pembelajaran yang sama dipakai untuk penilaian dan e-Rapor Kurikulum Merdeka, sesuai prinsip "data dicatat sekali, dipakai berkali-kali". Bank soal komunitas membantu guru berbagi butir soal yang sudah disesuaikan.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.