Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Cara sekolah menjaga bukti kasus perundungan dan kekerasan: jenis bukti, cara menyimpan tangkapan layar, kerahasiaan, rantai penyimpanan, dan alurnya di ASIS.
Seorang murid melapor dirundung di grup percakapan kelas dan menunjukkan pesannya di ponsel. Guru mengatakan akan menindaklanjuti, tetapi tidak menyimpan apa pun. Seminggu kemudian, pesan-pesan itu sudah dihapus pelaku, dan sekolah kesulitan mengklarifikasi. Di sisi lain, ada juga guru yang menyimpan tangkapan layar lalu meneruskannya ke grup guru, sehingga identitas korban tersebar. Menjaga bukti kasus perundungan memerlukan keseimbangan: cepat diamankan, tetapi tetap rahasia. Artikel ini membahas jenis bukti, cara menyimpannya, cara menjaga bukti laporan kekerasan di ASIS, dan cara manual bagi sekolah tanpa aplikasi.
Menurut Permendikdasmen 6/2026, TPPK berakhir dan penanganan kekerasan menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah, dengan rujukan ke Pokja daerah untuk kasus tertentu. Baik ditangani sekolah maupun dirujuk, bukti yang terjaga membantu:
Bukti yang rusak, hilang, atau tersebar justru bisa merugikan korban dan menghambat penanganan.
| Jenis bukti | Contoh | Cara mengamankan |
|---|---|---|
| Keterangan tertulis | Kronologi dari korban, saksi, terlapor | Ditulis dan ditandatangani, dicatat tanggalnya |
| Bukti digital | Tangkapan layar pesan, unggahan media sosial, rekaman | Simpan salinan beserta tanggal, nama akun, dan konteks |
| Bukti fisik | Barang rusak, surat ancaman | Simpan dalam amplop berlabel, jangan diubah |
| Catatan kesehatan | Catatan kunjungan UKS, hasil pemeriksaan | Simpan dengan akses terbatas |
| Rekaman kamera pengawas | Rekaman di lokasi kejadian | Minta salinan segera sebelum tertimpa |
| Catatan guru | Pengamatan guru piket atau wali kelas | Ditulis apa adanya dengan tanggal |
Bukti digital paling sering muncul dalam kasus perundungan. Langkah yang disarankan:
Ingat, data anak termasuk data pribadi spesifik menurut UU 27/2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, sehingga pengamanannya perlu ekstra hati-hati.
Fitur ini dibahas dalam Panduan TPPK dan Perlindungan Anak ASIS. Modul ini tetap dapat dipakai untuk pencegahan, pelaporan, dan tindak lanjut setelah TPPK diakhiri Permendikdasmen 6/2026. Panduan resminya menegaskan bahwa sistem membantu pencatatan, tetapi keselamatan anak dan prosedur resmi tetap yang utama.
Pastikan kebutuhan keselamatan yang mendesak sudah ditangani. Tentukan juga petugas berwenang yang akan mengelola laporan dan buktinya, sesuai penugasan Kepala Sekolah.
Kronologi bisa ditelusuri, akses terbatas, dan tidak ada bukti yang beredar di forum atau grup umum. Begitulah bukti kasus perundungan tetap utuh tanpa menyebarkan identitas anak.
Bila ada risiko keselamatan, segera ikuti jalur darurat dan rujukan resmi. Jangan menunggu formulir digital lengkap.
Bukti fisik seperti barang atau surat asli tetap disimpan di lemari terkunci, dengan catatan keberadaannya di kasus.
Langkah lengkap: Cara Menjaga Bukti Laporan Kekerasan di Sekolah
Seorang murid kelas IX melapor kepada wali kelas bahwa fotonya diedit dan disebarkan di grup kelas dengan keterangan mengejek. Wali kelas tidak meminta murid lain mengirimkan foto itu kepadanya. Ia menemui guru BK, lalu bersama murid dan atas persetujuan orang tuanya, guru BK mengambil tangkapan layar dari ponsel korban: nama grup, akun pengirim, isi unggahan, dan tanggal.
Tangkapan layar diunggah ke kasus di sistem sekolah dengan keterangan "diterima dari korban dengan pendampingan orang tua, Selasa pukul 10.15". Salinan di ponsel guru dihapus. Kepala Sekolah meminta pengelola grup kelas menghapus unggahan tersebut tanpa menyebarkannya lebih jauh, lalu penanganan berjalan sesuai alur sekolah. Bukti tetap utuh, dan identitas korban tidak menyebar lebih luas.
Tangkapan layar dapat membantu klarifikasi di sekolah. Untuk proses di luar sekolah, ikuti arahan Pokja atau pihak berwenang tentang bukti yang dibutuhkan.
Mintalah dengan sopan dan izin murid atau orang tua. Hindari memeriksa isi ponsel di luar bagian yang terkait laporan.
Kepala Sekolah dan pendamping yang ditunjuk, serta pihak berwenang bila kasus dirujuk. Orang tua korban dapat diberi penjelasan sesuai kebutuhan.
Hentikan penyebaran, minta pihak yang menerima menghapusnya, dan fokus melindungi korban dari dampak lanjutan.
Ikuti ketentuan pengarsipan sekolah dan aturan yang berlaku, terutama bila kasus masih berproses di luar sekolah.
Akar masalah bukti dalam kasus perundungan ada dua: tidak diamankan sehingga hilang, atau diamankan sembarangan sehingga tersebar. Keduanya merugikan korban.
Modul TPPK dan perlindungan anak di ASIS menyimpan bukti bersama catatan kasus, dengan akses terbatas sesuai peran dan keterangan yang jelas, selaras dengan penanganan oleh Kepala Sekolah menurut aturan baru. Langkah rinci ada di Panduan TPPK dan Perlindungan Anak ASIS di asis.id.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai bangun sekolah aman di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.