WAWASAN ASIS

Bentuk Soal AKM: PG Kompleks, Menjodohkan, Isian, Uraian

Lima bentuk soal AKM beserta contoh: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian, beserta cara penskoran dan tips menyusun.

Tim Wawasan ASIS 18 Okt 2026 Kurikulum & Pembelajaran

Bentuk soal AKM ada lima: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian. Semuanya biasanya berangkat dari satu stimulus, yaitu teks bacaan, tabel, grafik, atau gambar, lalu menguji kemampuan murid menemukan informasi, memahami, dan menalar. Variasi bentuk ini membuat asesmen lebih kaya daripada pilihan ganda biasa, karena murid tidak bisa sekadar menebak satu jawaban. Artikel ini menjelaskan setiap bentuk soal beserta contoh, cara penskoran yang umum, dan tips menyusunnya untuk asesmen kelas.

Sejak 2026, Asesmen Nasional digabung dengan TKA. Meski begitu, bentuk soal AKM tetap relevan untuk asesmen di kelas, latihan penalaran, dan asesmen di madrasah seperti AKMI. Konteks asesmen nasional dibahas di "Asesmen Nasional AKM Survei Karakter dan Sulingjar".

Ringkasan lima bentuk soal

Bentuk Cara menjawab Cocok untuk mengukur Kesulitan menyusun
Pilihan ganda Memilih satu jawaban benar Menemukan informasi, memahami Rendah–sedang
Pilihan ganda kompleks Memilih lebih dari satu jawaban, atau menentukan benar/salah tiap pernyataan Memahami dan menalar beberapa informasi Sedang
Menjodohkan Memasangkan pernyataan dengan pasangannya Hubungan sebab-akibat, klasifikasi Sedang
Isian singkat Menulis jawaban singkat berupa kata atau angka Perhitungan, informasi spesifik Rendah
Uraian Menulis penjelasan atau alasan Menalar, mengevaluasi, merefleksi Sedang–tinggi untuk penskoran

Contoh stimulus yang dipakai bersama

Contoh berikut memakai satu stimulus untuk semua bentuk soal.

Stimulus: Jadwal Bank Sampah Sekolah

Bank sampah SMP Harapan Bangsa (fiktif) menerima sampah setiap Selasa dan Jumat. Harga beli per kilogram: botol plastik Rp3.000, kertas Rp1.500, kardus Rp2.000, dan kaleng Rp4.000. Pada bulan Oktober, kelas 8A menyetor 6 kg botol plastik, 10 kg kertas, dan 4 kg kaleng. Hasil penjualan dimasukkan ke kas kelas untuk kegiatan kebersihan.

1. Pilihan ganda

Murid memilih satu jawaban paling tepat.

Contoh: Berapa total uang yang diterima kelas 8A pada bulan Oktober?

A. Rp33.000

B. Rp49.000

C. Rp43.000

D. Rp51.000

Kunci: B (6 x 3.000 + 10 x 1.500 + 4 x 4.000 = 18.000 + 15.000 + 16.000 = 49.000).

Penskoran: benar 1, salah 0. Pengecoh sebaiknya berasal dari kesalahan yang masuk akal, misalnya lupa satu jenis sampah. Teknik menulis pengecoh dibahas di "Menulis Pengecoh Pilihan Ganda yang Efektif".

2. Pilihan ganda kompleks

Ada dua variasi umum: memilih lebih dari satu jawaban benar, atau menentukan benar/salah untuk setiap pernyataan.

Contoh (benar/salah): Tentukan benar atau salah setiap pernyataan berikut berdasarkan teks.

Pernyataan Benar Salah
Bank sampah buka dua kali seminggu.
Harga kaleng per kilogram paling tinggi di antara jenis sampah lain.
Kelas 8A mendapat uang paling banyak dari kertas.
Hasil penjualan dipakai untuk kegiatan kebersihan.

Kunci: benar, benar, salah (paling banyak dari botol plastik Rp18.000), benar.

Penskoran: ada dua pendekatan yang lazim. Skor penuh hanya bila semua benar, atau skor parsial sesuai jumlah pernyataan yang benar. Tentukan aturannya sebelum asesmen dan sampaikan kepada murid.

3. Menjodohkan

Murid memasangkan dua kelompok informasi.

Contoh: Jodohkan jenis sampah dengan harga per kilogramnya.

Jenis sampah Harga per kg
1. Botol plastik a. Rp1.500
2. Kertas b. Rp2.000
3. Kardus c. Rp3.000
4. Kaleng d. Rp4.000

Kunci: 1–c, 2–a, 3–b, 4–d.

Untuk tingkat penalaran lebih tinggi, jodohkan sebab dengan akibat atau masalah dengan solusi. Tambahkan satu pilihan pasangan yang tidak dipakai agar murid tidak menjawab dengan sisa pilihan.

4. Isian singkat

Murid menulis jawaban pendek, biasanya angka atau satu-dua kata.

Contoh: Jika bulan November kelas 8A ingin mendapat minimal Rp60.000 hanya dari botol plastik, berapa kilogram botol plastik yang harus disetor?

Kunci: 20 kg.

Penskoran: benar 1, salah 0. Tentukan sejak awal apakah satuan wajib ditulis dan bagaimana menyikapi variasi penulisan seperti "20" atau "20 kg".

5. Uraian

Murid menuliskan penjelasan, alasan, atau pendapat yang didukung data.

Contoh: Kelas 8B mengusulkan agar bank sampah hanya menerima kaleng karena harganya paling tinggi. Setujukah kamu? Jelaskan alasanmu dengan menggunakan informasi dari teks.

Pedoman penskoran (contoh):

Skor Kriteria
2 Menyatakan sikap dan memberi alasan logis yang didukung data dari teks, misalnya jumlah kaleng terbatas sehingga total uang bisa lebih kecil, atau tujuan bank sampah adalah mengurangi semua jenis sampah
1 Menyatakan sikap dengan alasan umum tanpa data dari teks
0 Tidak menjawab atau alasan tidak relevan

Pedoman penskoran membuat penilaian uraian lebih adil dan konsisten antarpenilai.

Tips menyusun soal bergaya AKM di kelas

  1. Mulai dari stimulus yang bermakna. Gunakan konteks dekat dengan murid: kantin, kebun sekolah, berita lokal.
  2. Satu stimulus untuk beberapa soal. Lebih efisien dan menguji pemahaman yang lebih dalam.
  3. Variasikan level kognitif. Campur soal menemukan informasi, memahami, dan menalar.
  4. Variasikan bentuk soal. Jangan semua pilihan ganda.
  5. Tulis kunci dan pedoman penskoran bersamaan dengan soal.
  6. Uji coba ke rekan guru. Soal yang membingungkan rekan guru hampir pasti membingungkan murid.

Untuk soal penalaran tingkat tinggi, lihat juga "Membuat Soal HOTS: Cara Menyusun beserta Contohnya".

Kesalahan yang sering terjadi

  • Stimulus panjang tetapi soal bisa dijawab tanpa membacanya.
  • Pilihan ganda kompleks tanpa aturan penskoran yang jelas.
  • Menjodohkan dengan jumlah pasangan sama persis, sehingga pasangan terakhir tertebak.
  • Soal uraian tanpa pedoman penskoran.
  • Konteks stimulus asing bagi murid sehingga yang diuji justru pengetahuan umum.

Daftar cek sebelum soal dipakai

  • Stimulus relevan dan dibutuhkan untuk menjawab.
  • Setiap bentuk soal punya kunci yang jelas.
  • Aturan skor parsial ditetapkan untuk PG kompleks.
  • Menjodohkan punya pilihan pengecoh tambahan.
  • Uraian punya pedoman penskoran.
  • Soal sudah dibaca rekan guru.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja bentuk soal AKM?

Ada lima: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian. Semuanya umumnya didasarkan pada stimulus berupa teks, tabel, grafik, atau gambar.

Apakah bentuk soal AKM masih relevan setelah Asesmen Nasional digabung dengan TKA?

Masih relevan untuk asesmen kelas dan latihan penalaran. Rujuk informasi resmi terbaru untuk format TKA, karena bisa berbeda dari AKM.

Bagaimana menilai pilihan ganda kompleks?

Gunakan skor penuh bila semua benar, atau skor parsial sesuai jumlah jawaban benar. Pilih salah satu dan terapkan konsisten.

Berapa soal yang ideal untuk satu stimulus?

Tiga sampai lima soal dengan bentuk dan level kognitif bervariasi biasanya cukup untuk satu stimulus.

Bisakah bentuk soal AKM dipakai di SD kelas rendah?

Bisa dengan stimulus yang sangat pendek, banyak gambar, dan bentuk soal sederhana seperti pilihan ganda dan menjodohkan.

ASIS: Bank Soal Bersama dan Ujian yang Rapi

Menyusun soal bergaya AKM butuh waktu: mencari stimulus, menulis beberapa bentuk soal, lalu menyiapkan kunci dan pedoman penskoran. Sayangnya, soal yang sudah bagus sering hanya tersimpan di laptop satu guru.

ASIS menyediakan bank soal dengan bantuan AI untuk membantu menyusun draf soal yang wajib ditinjau guru, serta bank soal komunitas untuk berbagi butir antarguru. Soal bisa dipakai dalam CBT maupun ujian kertas, lengkap dengan paket soal, token, proktor, tryout, dan koreksi, atau dicetak dengan lembar jawaban ber-QR. Hasilnya tersimpan per murid dan bisa dipakai sebagai bahan asesmen di e-Rapor.

ASIS gratis untuk semua sekolah, tanpa iklan, dan data tidak dijual. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.