Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Contoh ATP matematika fase B untuk kelas 3 dan 4 SD: urutan tujuan pembelajaran per elemen, pembagian semester, alokasi JP, dan cara menyesuaikannya.
ATP matematika fase B adalah urutan tujuan pembelajaran (TP) matematika untuk kelas 3 dan 4 SD/MI yang disusun dari Capaian Pembelajaran (CP) fase B. Karena CP berlaku untuk dua tahun, guru kelas 3 dan kelas 4 perlu menyepakati TP mana yang diajarkan di kelas 3, mana di kelas 4, dan dalam urutan apa. Artikel ini memberikan contoh ATP matematika fase B yang dibagi per elemen dan per semester, lengkap dengan perkiraan alokasi JP, alasan urutannya, serta cara menyesuaikannya dengan kondisi murid.
Contoh ini disusun berdasarkan garis besar CP Matematika fase B. Sebelum dipakai, cocokkan dengan dokumen CP resmi terbaru dari kementerian, karena rumusan CP dapat diperbarui.
| Elemen | Garis besar kemampuan di fase B |
|---|---|
| Bilangan | Bilangan cacah sampai ribuan, nilai tempat, operasi hitung, pecahan sederhana, uang |
| Aljabar | Pola gambar dan pola bilangan, kalimat matematika sederhana |
| Pengukuran | Panjang dan berat dengan satuan baku, luas dan volume sederhana, waktu |
| Geometri | Ciri bangun datar, menyusun dan mengurai bangun |
| Analisis Data dan Peluang | Mengumpulkan, mengurutkan, menyajikan data dalam tabel, piktogram, dan diagram batang |
| Kode | Tujuan pembelajaran | Elemen | JP |
|---|---|---|---|
| 3.1 | Murid mampu membaca, menulis, dan membandingkan bilangan cacah sampai 1.000 | Bilangan | 12 |
| 3.2 | Murid mampu menentukan nilai tempat ratusan, puluhan, dan satuan | Bilangan | 8 |
| 3.3 | Murid mampu menjumlahkan dan mengurangkan bilangan cacah sampai 1.000 dengan dan tanpa teknik menyimpan | Bilangan | 16 |
| 3.4 | Murid mampu mengenali dan melanjutkan pola gambar dan pola bilangan sederhana | Aljabar | 8 |
| 3.5 | Murid mampu mengukur panjang benda dengan satuan baku cm dan m | Pengukuran | 10 |
| 3.6 | Murid mampu mengumpulkan data dan menyajikannya dalam tabel dan piktogram | Data | 8 |
| Kode | Tujuan pembelajaran | Elemen | JP |
|---|---|---|---|
| 3.7 | Murid mampu memahami perkalian sebagai penjumlahan berulang dan menghafal perkalian sampai 10 x 10 secara bertahap | Bilangan | 16 |
| 3.8 | Murid mampu memahami pembagian sebagai pengurangan berulang dan pembagian sama banyak | Bilangan | 12 |
| 3.9 | Murid mampu mengenal pecahan setengah, sepertiga, dan seperempat dengan benda konkret | Bilangan | 10 |
| 3.10 | Murid mampu mengukur berat benda dengan satuan kg dan g | Pengukuran | 8 |
| 3.11 | Murid mampu mendeskripsikan ciri segitiga dan segiempat | Geometri | 8 |
| 3.12 | Murid mampu membaca jam dan menentukan lama waktu kegiatan | Pengukuran | 8 |
| Kode | Tujuan pembelajaran | Elemen | JP |
|---|---|---|---|
| 4.1 | Murid mampu membaca, menulis, dan membandingkan bilangan cacah sampai 10.000 | Bilangan | 10 |
| 4.2 | Murid mampu menyelesaikan masalah penjumlahan dan pengurangan sampai 10.000 dalam konteks sehari-hari | Bilangan | 12 |
| 4.3 | Murid mampu menyelesaikan masalah perkalian dan pembagian bilangan cacah | Bilangan | 16 |
| 4.4 | Murid mampu menentukan pecahan senilai dan membandingkan pecahan berpenyebut sama | Bilangan | 12 |
| 4.5 | Murid mampu menemukan nilai yang belum diketahui dalam kalimat matematika sederhana | Aljabar | 8 |
| 4.6 | Murid mampu menyajikan dan membaca data dalam diagram batang | Data | 8 |
| Kode | Tujuan pembelajaran | Elemen | JP |
|---|---|---|---|
| 4.7 | Murid mampu menggunakan uang dalam transaksi jual beli sederhana | Bilangan | 8 |
| 4.8 | Murid mampu menentukan hubungan antarsatuan panjang dan berat | Pengukuran | 10 |
| 4.9 | Murid mampu menentukan luas bangun datar dengan menghitung persegi satuan | Pengukuran | 10 |
| 4.10 | Murid mampu menyusun dan mengurai bangun datar menjadi bangun lain | Geometri | 10 |
| 4.11 | Murid mampu mengenal segibanyak dan mengelompokkan bangun berdasarkan ciri | Geometri | 8 |
| 4.12 | Murid mampu membuat kesimpulan sederhana dari data yang disajikan | Data | 8 |
Angka JP di atas adalah perkiraan. Sesuaikan dengan alokasi JP per tahun di struktur kurikulum sekolah dan sisakan waktu untuk asesmen serta pengulangan.
| TP | Ide kegiatan |
|---|---|
| 3.3 | Belanja di "warung kelas" dengan harga sampai Rp1.000 memakai uang mainan |
| 3.5 | Mengukur panjang meja, papan tulis, dan langkah kaki teman |
| 3.9 | Membagi martabak kertas untuk dua, tiga, dan empat anak |
| 4.4 | Melipat pita kertas untuk menemukan bahwa 1/2 = 2/4 |
| 4.6 | Survei buah kesukaan teman sekelas lalu membuat diagram batang |
| 4.9 | Menutup permukaan buku dengan kertas persegi berukuran sama |
| TP | Bentuk asesmen |
|---|---|
| 3.3, 4.2 | Soal cerita konteks belanja dan tabungan |
| 3.5, 4.8 | Unjuk kerja mengukur benda nyata dengan rubrik |
| 3.9, 4.4 | Menggambar dan menjelaskan pecahan |
| 3.6, 4.6 | Projek kecil survei kelas |
Tidak. ATP disusun sekolah atau guru dari CP. Contoh ini bisa dipakai sebagai titik awal lalu disesuaikan.
Boleh, asalkan seluruh CP fase B tercapai di akhir kelas 4 dan guru kelas 3 serta kelas 4 menyepakatinya.
Tidak ada angka baku. Yang penting setiap TP bisa diajarkan dan diases dalam waktu yang tersedia.
ATP disusun per fase, lalu dibagi per tahun dan semester agar mudah dijadikan program tahunan dan semester.
Buku pelajaran pemerintah bisa dibaca gratis di Pustaka ASIS.
Menyusun ATP hanyalah awal. Masalah muncul ketika TP harus disalin ke modul ajar, lalu ke daftar nilai, lalu ke deskripsi rapor, semuanya di berkas berbeda.
ASIS menyediakan perangkat ajar Kurikulum Merdeka sebagai tempat menyimpan rencana belajar, bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka yang memakai data nilai yang sama. Untuk perencanaan, Pustaka menyediakan alur perencanaan kurikulum CP ke TP lalu ATP dengan acuan terbaru, sementara keputusan akhir TP dan ATP tetap di tangan guru. Untuk variasi kegiatan, Studio menyediakan aktivitas dan lab interaktif.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.