Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
ASIS untuk SLB dan sekolah inklusi: profil murid utuh, PPI, catatan perkembangan, layanan BK dan mitra profesional, serta kabar rutin ke orang tua.
ASIS untuk SLB membantu sekolah luar biasa dan sekolah penyelenggara pendidikan inklusif mengelola layanan yang sangat personal: setiap murid punya kebutuhan, hambatan, dan target yang berbeda. Dengan profil murid yang utuh, modul PPI dan inklusi, catatan perkembangan, serta layanan BK dan mitra profesional, guru dan orang tua melihat perjalanan anak yang sama. Halaman ini menjelaskan bagaimana ASIS dipakai di SLB dan sekolah inklusi, contoh penerapannya, dan langkah memulai.
Administrasi di SLB jauh lebih rinci dibanding sekolah umum. Satu rombel bisa berisi tiga sampai delapan murid dengan hambatan berbeda. Guru menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI), mencatat hasil asesmen, berkoordinasi dengan terapis atau psikolog, dan melaporkan perkembangan kepada orang tua secara rutin.
Di sekolah inklusi, tantangannya lain lagi. Guru kelas mengajar 28 murid, dua atau tiga di antaranya berkebutuhan khusus. Guru pendamping khusus (GPK) dan shadow teacher membantu, tetapi catatannya sering terpisah dari catatan wali kelas.
Akibatnya:
Setiap murid memiliki profil berisi data induk, presensi, catatan perkembangan, layanan yang pernah diterima, dan prestasi. Untuk murid berkebutuhan khusus, profil ini menjadi tempat guru baru memahami anak sebelum bertemu langsung.
ASIS memiliki modul PPI dan inklusi untuk mencatat program individual, target, dan capaian. Penulisan PPI yang baik dibahas di artikel "Contoh PPI Hambatan Intelektual". Isinya tetap disusun guru bersama tim, karena hanya guru dan orang tua yang benar-benar mengenal anak.
Banyak murid SLB dan inklusi membutuhkan layanan dari luar sekolah, misalnya terapis wicara atau psikolog. ASIS mendukung layanan BK dan kerja sama dengan psikolog atau mitra profesional, dengan akses yang dibatasi sesuai peran agar catatan sensitif tidak terbuka untuk semua guru.
Guru bisa menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka di ASIS. Studio menyediakan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif, dan Pustaka berisi buku pelajaran pemerintah. Bahan ini bisa dimodifikasi sesuai kemampuan murid.
Orang tua murid berkebutuhan khusus biasanya sangat terlibat. Notifikasi aplikasi gratis tanpa batas memungkinkan guru mengirim kabar singkat setiap hari bila perlu, dengan jam tenang agar tidak mengganggu.
Sebuah SLB di Bandung dengan kekhususan tunarungu dan tunagrahita mencatat:
| Murid fiktif | Hambatan | Target PPI | Catatan bulanan |
|---|---|---|---|
| Dimas, 9 tahun | Tunarungu | Menambah kosakata isyarat sehari-hari | Menguasai 20 isyarat baru |
| Laila, 12 tahun | Hambatan intelektual ringan | Mengenal nilai uang | Bisa membayar di kantin dengan uang pas |
| Fajar, 15 tahun | Hambatan intelektual sedang | Keterampilan vokasional menyablon | Menyelesaikan 5 kaus dengan pendampingan |
Catatan bulanan ini terkumpul di profil masing-masing dan menjadi dasar rapor serta PPI semester berikutnya. Untuk keterampilan vokasional, lihat artikel "Keterampilan Vokasional SLB".
Di sebuah SD inklusi, wali kelas, GPK, dan guru BK berbagi profil murid yang sama. Wali kelas mencatat kehadiran dan nilai, GPK mencatat perkembangan PPI, dan guru BK mencatat layanan konseling. Masing-masing hanya melihat data yang diperlukan perannya.
ASIS membantu mencatat, menyimpan, dan menyampaikan informasi. Namun asesmen, penyusunan PPI, dan keputusan layanan tetap menjadi wewenang guru, tenaga profesional, dan orang tua. ASIS tidak mendiagnosis dan tidak menilai anak secara otomatis.
Layanan murid berkebutuhan khusus melibatkan banyak orang. Pembagian peran di ASIS bisa disesuaikan seperti contoh berikut:
| Pengguna | Yang dilihat dan dicatat |
|---|---|
| Kepala sekolah | Ringkasan layanan dan capaian per rombel |
| Guru kelas | Presensi, nilai, catatan harian |
| Guru pendamping khusus | PPI, catatan perkembangan, hasil asesmen |
| Guru BK | Layanan konseling dan tindak lanjut |
| Psikolog atau mitra profesional | Catatan layanan sesuai izin yang diberikan |
| Orang tua | Kabar perkembangan anaknya sendiri |
Dengan pembagian ini, catatan sensitif seperti hasil asesmen psikologis tidak terbuka untuk semua guru. Namun guru kelas tetap mendapat informasi yang ia perlukan, misalnya strategi mengajar yang disarankan GPK.
Pembagian peran juga membantu sekolah inklusi yang sering kekurangan GPK. Satu GPK yang mendampingi murid di beberapa kelas bisa melihat semua murid dampingannya dari satu akun. Pembahasan lebih luas ada di artikel "Aplikasi Sekolah Inklusi: Kriteria untuk Layanan Murid ABK" dan "Aplikasi SLB untuk Mencatat Perkembangan Murid ABK".
Ya. ASIS gratis untuk semua sekolah, termasuk SLB dan sekolah inklusi. Paket berbayar per lembaga hanya untuk layanan tambahan.
Tidak. ASIS menyediakan tempat mencatat PPI, target, dan capaian. Isinya disusun guru bersama tim dan orang tua.
Hanya peran yang diberi akses. Pembagian 45 peran memastikan catatan sensitif tidak terbuka untuk semua guru.
Cocok. Biaya dihitung per lembaga, bukan per murid, dan modul bisa diaktifkan seperlunya.
Profil dan catatan perkembangan membantu sekolah menyusun laporan yang bisa dibawa orang tua, sehingga informasi tentang anak tidak hilang.
Akar masalah layanan di SLB dan sekolah inklusi adalah informasi tentang anak yang tersebar dan mudah hilang: asesmen di satu map, PPI di laptop guru, dan catatan terapis di tangan orang tua. Saat guru berganti, anak seolah harus dikenali dari awal lagi.
ASIS untuk SLB menyatukan semuanya dalam profil murid yang utuh: PPI dan inklusi, catatan perkembangan, layanan BK, psikolog dan mitra profesional, hingga e-Rapor Kurikulum Merdeka. Akses dibagi sesuai peran, dan kabar ke orang tua dikirim lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.