Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
ASIS Plus Rp300 ribu per tahun per lembaga: situs sekolah dengan domain sendiri dan SEO. Bedanya dengan subdomain gratis, siapa yang cocok, dan cara menyiapkan.
ASIS Plus adalah paket ASIS seharga Rp300 ribu per tahun per lembaga yang menambahkan dua hal pada situs sekolah: domain sendiri dan SEO. Semua aplikasi dan modul pengelolaan sekolah tetap sama seperti paket Rp0; yang berubah adalah alamat situs dan kemudahannya ditemukan di mesin pencari. Artikel ini menjelaskan beda subdomain gratis dan domain sendiri, mengapa SEO penting bagi sekolah, siapa yang paling diuntungkan, dan bagaimana menyiapkan situs agar investasi kecil ini benar-benar terasa.
| Paket | Harga per tahun per lembaga | Situs sekolah |
|---|---|---|
| ASIS | Rp0 | Subdomain gratis |
| ASIS Plus | Rp300 ribu | Domain sendiri + SEO |
| ASIS Pro | Rp500 ribu | Pembuat situs, hosting RDM madrasah, dukungan prioritas |
| ASIS Max | Rp1 juta | Jasa desain |
| ASIS Ultra | Hubungi tim | ASIS Kampus lengkap |
Paket ini cocok sebagai langkah pertama bagi sekolah yang sudah nyaman memakai ASIS dan mulai serius membangun kehadiran daring.
Subdomain adalah alamat yang menempel pada alamat penyedia. Di paket Rp0, situs sekolah memakai subdomain gratis. Ini sudah cukup untuk banyak sekolah: pengumuman, profil, galeri, dan informasi SPMB bisa tampil rapi.
Domain sendiri adalah alamat yang berdiri dengan nama sekolah. Misalnya, SMP fiktif "Bina Insani" bisa memakai alamat dengan nama sekolahnya sendiri, bukan nama penyedia di belakangnya.
| Aspek | Subdomain (paket Rp0) | Domain sendiri (paket Plus) |
|---|---|---|
| Biaya | Gratis | Termasuk dalam Rp300 ribu per tahun |
| Kesan di brosur dan spanduk | Cukup | Lebih resmi dan mudah diingat |
| Alamat surel dan kartu nama | Mengikuti penyedia | Bisa menonjolkan nama sekolah |
| Pengaturan SEO | Dasar | Ditambah layanan SEO |
Catatan: untuk domain berakhiran khusus lembaga pendidikan, biasanya ada syarat administrasi dari pengelola nama domain. Tim ASIS dapat membantu menjelaskan pilihan yang sesuai dengan sekolah.
SEO (search engine optimization) adalah upaya agar situs mudah ditemukan saat orang mencari di Google. Bagi sekolah, pencarian yang paling menentukan biasanya:
Orang tua yang sedang memilih sekolah akan membandingkan beberapa situs. Sekolah yang situsnya muncul di halaman pertama, informatif, dan mutakhir punya peluang lebih besar dihubungi.
Pengaturan SEO membantu mesin pencari memahami situs, tetapi isi tetap menjadi penentu. Situs yang jarang diperbarui akan sulit bersaing walaupun pengaturannya rapi. Itulah sebabnya kami selalu menyarankan sekolah menyiapkan jadwal konten.
Sekolah swasta di kota dengan banyak pilihan sekolah sangat bergantung pada kesan pertama orang tua. Domain sendiri dan situs yang mudah ditemukan memperkuat kepercayaan.
ASIS menyediakan SPMB online lengkap: gelombang, jalur, kuota, formulir, verifikasi, seleksi, pengumuman, hingga daftar ulang. Dengan situs berdomain sendiri, tautan pendaftaran yang dibagikan di media sosial terlihat lebih meyakinkan.
Sekolah yang menjalin kerja sama dengan mitra industri atau membuka informasi lowongan bagi alumni akan terbantu dengan alamat situs yang resmi dan mudah diingat.
SMK swasta fiktif dengan jurusan TKJ dan Akuntansi memakai ASIS Rp0 selama satu tahun untuk presensi, CBT, dan PKL. Menjelang SPMB, sekolah naik ke paket Plus. Mereka:
Biaya Rp300 ribu per tahun itu jauh lebih kecil dibanding biaya cetak spanduk, tetapi bekerja sepanjang tahun.
Untuk panduan isi situs sekolah secara umum, baca "Website Sekolah Gratis: Subdomain, Isi Wajib, Pengelolaan".
Agar domain baru segera berisi, sekolah bisa memakai rencana sederhana berikut:
| Bulan | Fokus konten | Contoh judul berita |
|---|---|---|
| 1 | Profil dan program | "Mengenal Program Tahfidz Kelas VII" |
| 2 | Kegiatan dan prestasi | "Tim Robotik Juara II Lomba Tingkat Kabupaten" |
| 3 | Persiapan SPMB | "Jadwal dan Jalur SPMB Tahun Ajaran Baru" |
Tulis dengan bahasa yang dipakai orang tua saat mencari, sertakan foto asli kegiatan, dan cantumkan nama kota atau kecamatan agar sekolah mudah ditemukan oleh keluarga di sekitarnya.
Membeli domain tetapi situs kosong. Domain hanyalah alamat. Isi tetaplah yang membuat orang tua percaya.
Berita hanya muncul saat SPMB. Mesin pencari dan orang tua menyukai situs yang hidup sepanjang tahun.
Informasi biaya dan jadwal kedaluwarsa. Ini sumber pertanyaan berulang di TU. Perbarui setiap awal tahun ajaran.
Tidak ada penanggung jawab. Tetapkan satu admin situs dengan peran yang jelas.
Rp300 ribu per tahun per lembaga, bukan per murid.
Fitur pengelolaan sekolah sama. Paket Plus menambahkan domain sendiri dan SEO untuk situs sekolah.
Ya. Sekolah yang belum membutuhkan domain sendiri dapat tetap di paket Rp0 dengan subdomain gratis.
Tidak ada pihak yang bisa menjamin peringkat. Paket ini membantu pengaturan SEO; isi yang berguna dan rutin diperbarui tetap menentukan.
Pembuat situs ada di ASIS Pro, sedangkan jasa desain ada di ASIS Max.
Banyak sekolah sudah punya kegiatan yang membanggakan, tetapi orang tua tidak menemukannya. Situs yang jarang diperbarui, alamat yang sulit diingat, dan informasi SPMB yang tercecer di media sosial membuat sekolah kalah sebelum bertanding.
ASIS menyatukan situs sekolah dengan data yang sudah ada di sistem: SPMB online, pengumuman, dan profil sekolah dikelola dari tempat yang sama. ASIS Plus menambahkan domain sendiri dan SEO dengan biaya per lembaga yang terjangkau, sehingga sekolah bisa tampil resmi tanpa mengorbankan anggaran pembelajaran.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Lihat pilihan paket di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.