WAWASAN ASIS

ASIS Kampus: Sistem Akademik Terhubung Neo Feeder PDDikti

ASIS Kampus adalah sistem akademik perguruan tinggi yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti, dengan dukungan SPMI/AMI. Paket Max dan Ultra, serta cara mulai.

Tim Wawasan ASIS 31 Agt 2026 ASIS Kampus

ASIS Kampus adalah sistem akademik untuk perguruan tinggi yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti, dibangun dengan prinsip yang sama seperti ASIS untuk sekolah: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali. Sistem ini membantu kampus mengelola data akademik di satu tempat, lalu menyinkronkannya ke pelaporan nasional tanpa mengetik ulang. Tersedia mulai paket Max (koneksi Neo Feeder) dan lengkap di paket Ultra. Halaman ini menjelaskan masalah yang dijawab, cara kerjanya secara umum, untuk kampus seperti apa, dan bagaimana memulai.

Masalah yang dialami banyak kampus

Di banyak perguruan tinggi swasta, terutama yang berukuran kecil dan menengah, alur data akademik masih terpecah:

  • program studi mencatat nilai di lembar kerja masing-masing,
  • biro akademik menyatukan data menjelang akhir semester,
  • operator PDDikti mengetik ulang data ke Neo Feeder,
  • dokumen penjaminan mutu tersebar di folder berbeda,
  • pimpinan menunggu rekap untuk mengambil keputusan.

Akibatnya mudah ditebak. Data di kampus dan data di PDDikti tidak selalu sama. Operator lembur menjelang batas pelaporan. Saat akreditasi atau audit mutu, tim sibuk mencari dokumen yang seharusnya sudah ada.

Persoalannya bukan pada orang. Persoalannya, data dicatat berkali-kali di tempat yang berbeda.

Cara kerja secara umum

Sistem akademik kampus ini menjadi sumber utama data akademik. Data yang masuk dipakai oleh bagian lain tanpa disalin ulang, dan disinkronkan ke Neo Feeder PDDikti.

Tanpa sistem terpadu Dengan sistem akademik yang terhubung
Data di lembar kerja tiap prodi Data di satu sistem dengan akses per peran
Input ulang ke Neo Feeder Sinkronisasi dari sistem kampus ke Neo Feeder
Rekap manual untuk pimpinan Ringkasan dari data yang sama
Dokumen mutu di folder terpisah Dukungan SPMI dan AMI di sistem

Rincian modul dan alur menyesuaikan kebutuhan kampus dan akan dijelaskan saat demo. Kami sengaja tidak menjanjikan daftar fitur yang sama untuk semua kampus, karena kebutuhan sekolah tinggi dengan dua prodi berbeda jauh dari universitas dengan beberapa fakultas.

Dukungan penjaminan mutu: SPMI dan AMI

Selain urusan akademik dan pelaporan, sistem ini mendukung SPMI (sistem penjaminan mutu internal) dan AMI (audit mutu internal). Bagi lembaga penjaminan mutu di kampus, ini berarti standar, dokumen, dan temuan audit bisa terdokumentasi di sistem yang sama dengan data akademik, bukan di berkas yang terpisah.

Manfaat praktisnya terasa menjelang akreditasi: bukti yang dibutuhkan lebih mudah ditelusuri karena berasal dari data yang memang dipakai sehari-hari.

Paket untuk kampus

Paket Harga per tahun per lembaga Cakupan untuk kampus
ASIS Max Rp1 juta Koneksi ke Neo Feeder PDDikti
ASIS Ultra Hubungi tim Sistem kampus lengkap

Perlu ditegaskan: sistem untuk perguruan tinggi tidak termasuk paket gratis. Paket Rp0 diperuntukkan bagi sekolah, sedangkan kampus memakai paket Max atau Ultra. Penjelasan rinci tiap paket ada di artikel "ASIS Max: Jasa Desain Situs dan Neo Feeder untuk Kampus" dan "ASIS Ultra: Paket ASIS Kampus Lengkap untuk Perguruan Tinggi".

Untuk kampus seperti apa

Sekolah tinggi dan institut kecil

STAI, STIKes, STIE, atau institut dengan beberapa program studi yang operatornya terbatas. Kebutuhan paling mendesak biasanya berhenti mengetik ulang ke Neo Feeder. Paket Max sering menjadi titik awal.

Universitas swasta yang sedang tumbuh

Kampus dengan beberapa fakultas yang ingin menyatukan cara kerja, menyiapkan akreditasi, dan menata penjaminan mutu. Paket Ultra lebih sesuai.

Yayasan dengan sekolah dan kampus

Yayasan yang mengelola sekolah sekaligus perguruan tinggi bisa menempatkan semua lembaganya dalam satu ekosistem: unit sekolah memakai ASIS dan dipantau lewat Ruang Yayasan, sedangkan kampusnya memakai sistem kampus dari keluarga yang sama.

Contoh perjalanan sebuah STAI

STAI fiktif di Jawa Barat memiliki tiga program studi dan sekitar enam ratus mahasiswa. Sebelumnya, setiap akhir semester operator PDDikti menghabiskan dua pekan untuk input ulang data nilai. Kesalahan kecil, seperti NIM yang salah ketik, baru ketahuan saat validasi.

Setelah beralih:

  1. Data mahasiswa dan dosen dirapikan sekali di sistem kampus.
  2. Nilai diisi oleh dosen di sistem yang sama.
  3. Data disinkronkan ke Neo Feeder dari sistem kampus.
  4. Operator beralih peran dari pengetik ulang menjadi pemeriksa kualitas data.
  5. Lembaga penjaminan mutu mulai mendokumentasikan AMI di sistem.

Ringkasnya, pekerjaan tidak hilang, tetapi bergeser ke pekerjaan yang lebih bernilai. Pimpinan pun mendapat ringkasan dari data yang sama dengan yang dilaporkan, sehingga rapat akademik tidak lagi diawali perdebatan soal angka mana yang benar.

Langkah memulai

  1. Petakan kebutuhan. Apa masalah paling mendesak: pelaporan PDDikti, rekap nilai, atau penjaminan mutu?
  2. Siapkan data dasar. Program studi, dosen, mahasiswa aktif, dan kurikulum yang berjalan.
  3. Bentuk tim kecil. Wakil bidang akademik, kepala biro, operator PDDikti, perwakilan lembaga penjaminan mutu, dan TI.
  4. Minta demo. Hubungi tim melalui asis.id; bawa peta alur akademik kampus.
  5. Uji di satu prodi. Perluas setelah alur berjalan.

Daftar cek sebelum memilih sistem akademik kampus

  • Terhubung ke Neo Feeder PDDikti, bukan sekadar ekspor manual?
  • Akses dibatasi per peran (dosen, kaprodi, biro, pimpinan)?
  • Mendukung dokumentasi penjaminan mutu?
  • Biaya jelas dan bisa direncanakan per tahun?
  • Data kampus tidak dijual dan tanpa iklan?
  • Ada pendampingan saat peralihan?

Untuk kriteria umum memilih sistem kampus, baca "Aplikasi SIAKAD Kampus: Fitur Penting dan Neo Feeder" dan "Sistem Informasi Akademik Kampus dari PMB sampai Wisuda".

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ASIS Kampus gratis seperti ASIS untuk sekolah?

Tidak. Sistem kampus tersedia mulai paket Max (Rp1 juta per tahun per lembaga) untuk koneksi Neo Feeder, dan lengkap di paket Ultra dengan harga lewat tim.

Apakah sistem ini menggantikan Neo Feeder?

Tidak. Neo Feeder tetap menjadi saluran pelaporan ke PDDikti. Sistem kampus menjadi sumber data yang disinkronkan ke sana.

Apakah fitur untuk kampus sama dengan fitur sekolah?

Tidak sama. Kampus punya alur akademik sendiri. Rincian cakupan dijelaskan tim saat demo sesuai kebutuhan kampus.

Kampus kami kecil, apakah tetap cocok?

Cocok. Justru kampus dengan operator terbatas paling merasakan manfaat berhenti mengetik ulang data ke Neo Feeder.

Bagaimana cara meminta demo?

Hubungi tim melalui asis.id dan siapkan profil kampus, jumlah prodi, serta alur akademik yang berjalan.

ASIS: Kampus yang Fokus pada Mutu, Bukan Mengetik Ulang

Banyak perguruan tinggi menghabiskan energi terbaiknya untuk menyatukan data: dari lembar kerja prodi ke biro akademik, lalu ke Neo Feeder, lalu ke dokumen akreditasi. Energi itu seharusnya dipakai untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan layanan mahasiswa.

ASIS Kampus menjawabnya dengan sistem akademik yang terhubung ke Neo Feeder PDDikti dan mendukung SPMI serta AMI, di bawah prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Kampus kecil bisa mulai dari paket Max, dan kampus yang membutuhkan cakupan lengkap memilih paket Ultra.

Silakan minta demo ASIS Kampus di asis.id. Untuk unit sekolah, ASIS tetap gratis, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.