Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Asesmen sumatif langkah demi langkah: memilih tujuan yang diukur, menentukan bentuk tes atau nontes, menyusun instrumen, mengolah hasil, dan tindak lanjutnya.
Asesmen sumatif adalah penilaian untuk mengetahui capaian murid terhadap tujuan pembelajaran setelah satu lingkup materi atau di akhir semester dan tahun pelajaran. Hasilnya dipakai sebagai dasar pengolahan nilai rapor dan keputusan tindak lanjut seperti remedial atau pengayaan. Di Kurikulum Merdeka, bentuknya tidak harus tes tertulis; praktik, proyek, produk, dan portofolio juga bisa dipakai, asalkan sesuai dengan tujuan yang diukur.
Artikel ini memandu langkah menyusun penilaian akhir lingkup materi maupun akhir semester, memilih bentuk yang tepat, contoh instrumen, pengolahan hasil, dan kesalahan yang perlu dihindari. Untuk perbedaannya dengan formatif, baca "Asesmen Formatif dan Sumatif: Perbedaan dan Contohnya", dan untuk istilah akhir semester, baca "ASAS ASAT PAS PAT: Arti dan Bedanya untuk Guru".
| Jenis | Kapan | Cakupan | Contoh |
|---|---|---|---|
| Sumatif lingkup materi | Setelah satu atau beberapa tujuan pembelajaran | Sempit, mendalam | Tes bab pecahan, praktik membuat teks prosedur |
| Sumatif akhir semester/tahun | Akhir semester atau tahun pelajaran | Luas, beberapa lingkup materi | Tes tertulis gabungan, proyek akhir |
Ketentuan pelaksanaan, termasuk apakah sumatif akhir semester wajib, mengikuti kebijakan satuan pendidikan dan panduan penilaian terbaru dari kementerian.
Mulailah dari tujuan pembelajaran, bukan dari soal. Tanyakan: "Murid seharusnya bisa melakukan apa?" Contoh untuk Matematika kelas VII:
Sesuaikan tujuan dengan CP resmi terbaru dan ATP sekolah.
Kata kerja dalam tujuan pembelajaran menentukan bentuk asesmen.
| Jika tujuannya... | Bentuk yang cocok | Contoh |
|---|---|---|
| Mengingat, memahami konsep | Tes tertulis pilihan ganda, isian | Menentukan hasil operasi bilangan bulat |
| Menerapkan, menganalisis | Soal uraian berbasis kasus | Menghitung suhu di beberapa kota dari data |
| Melakukan keterampilan | Tes praktik dengan rubrik | Praktikum mengukur massa jenis |
| Menghasilkan karya | Proyek atau produk | Membuat poster kampanye hemat air |
| Menunjukkan perkembangan | Portofolio | Kumpulan tulisan selama satu semester |
| Berkomunikasi lisan | Presentasi atau wawancara | Presentasi hasil pengamatan |
Satu lingkup materi bisa memakai lebih dari satu bentuk, misalnya tes tertulis untuk konsep dan praktik untuk keterampilan.
Kisi-kisi menjaga agar soal mewakili tujuan secara seimbang.
| Tujuan pembelajaran | Indikator soal | Level kognitif | Bentuk | Nomor soal |
|---|---|---|---|---|
| Membandingkan bilangan bulat | Mengurutkan lima suhu kota dari terendah | Memahami | PG | 1–3 |
| Operasi bilangan bulat | Menghitung selisih suhu siang dan malam | Menerapkan | Isian | 4–6 |
| Masalah kontekstual | Menentukan kedalaman penyelam setelah naik-turun | Menalar | Uraian | 7–8 |
Panduan lengkap menyusun kisi-kisi ada di "Cara Membuat Kisi-Kisi Soal Asesmen Sumatif yang Benar".
Soal: Seorang penyelam berada di kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut. Ia naik 5 meter, lalu turun lagi 8 meter. Di kedalaman berapa ia sekarang? Tuliskan langkahmu.
| Kriteria | Skor |
|---|---|
| Menuliskan model: -12 + 5 - 8 | 2 |
| Menghitung dengan benar: -15 | 1 |
| Menyimpulkan: 15 meter di bawah permukaan laut | 1 |
| Total | 4 |
| Aspek | 1 | 2 | 3 | 4 |
|---|---|---|---|---|
| Menggunakan alat ukur | Belum tepat | Tepat dengan bantuan | Tepat mandiri | Tepat dan membantu teman |
| Mencatat data | Tidak lengkap | Lengkap, belum rapi | Lengkap dan rapi | Lengkap, rapi, bersatuan |
| Menarik kesimpulan | Tidak sesuai data | Sebagian sesuai | Sesuai data | Sesuai dan memberi alasan |
Cara mengolah nilai sumatif menjadi nilai rapor dibahas di "Cara Mengolah Nilai Rapor Kurikulum Merdeka dari Sumatif".
Tidak. Bentuknya disesuaikan dengan tujuan pembelajaran: praktik, proyek, produk, portofolio, atau presentasi juga bisa dipakai.
Tergantung jumlah lingkup materi dan kebijakan sekolah. Yang penting, setiap tujuan pembelajaran utama punya bukti capaian.
Remedial untuk murid yang belum mencapai tujuan, berupa pembelajaran ulang lalu penilaian ulang. Pengayaan untuk murid yang sudah mencapai, berupa pendalaman atau perluasan.
Boleh sebagai bantuan, tetapi setiap soal wajib ditinjau guru untuk kebenaran isi, kesesuaian dengan tujuan, dan bahasa yang tepat.
Berikan akomodasi sesuai kebutuhan, misalnya waktu tambahan, soal dibacakan, atau bentuk berbeda, dengan tetap mengacu pada tujuan dalam program pembelajaran individualnya.
Penilaian akhir sering memakan waktu bukan karena menyusun soalnya, melainkan karena pekerjaan sesudahnya: mengoreksi, merekap, menghitung, lalu mengetik ulang ke rapor.
ASIS menyediakan bank soal dengan bantuan AI yang setiap soalnya wajib ditinjau guru, CBT dengan paket soal, token, dan proktor, serta ujian kertas dengan lembar jawaban ber-QR. Hasil asesmen masuk ke pengolahan nilai dan mengalir ke e-Rapor Kurikulum Merdeka, sehingga wali kelas tidak merekap ulang. Analisis hasil membantu guru melihat soal mana yang paling banyak salah sebagai dasar remedial.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS, tersedia untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.