Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Panduan menulis artikel SEO untuk yayasan pendidikan: memilih topik, menyusun judul dan deskripsi, struktur tulisan, dan alur menerbitkan di situs ASIS.
Artikel SEO untuk yayasan adalah tulisan di situs yayasan yang disusun agar mudah ditemukan orang lewat mesin pencari, sekaligus tetap enak dibaca. Banyak yayasan rajin mengunggah berita kegiatan, tetapi tulisannya jarang dibaca selain oleh guru sendiri. Penyebabnya sering sederhana: judul tidak menggambarkan isi, tidak ada deskripsi, dan tidak menjawab pertanyaan yang dicari orang tua. Artikel ini membahas cara menulis artikel SEO untuk yayasan, alur umum menerbitkannya di situs ASIS, kesalahan yang perlu dihindari, dan cara menerapkannya di platform situs mana pun.
Coba lihat lima berita terakhir di situs yayasan Bapak/Ibu. Kemungkinan judulnya seperti "Kegiatan Hari Ini", "Dokumentasi Lomba", atau "Alhamdulillah Sukses". Judul seperti itu tidak membantu siapa pun yang mencari di Google.
Padahal orang tua mencari hal yang sangat spesifik: "biaya masuk SD Islam di Sidoarjo", "jadwal SPMB SMP swasta 2027", "sekolah dengan program tahfidz dekat Gresik". Jika situs yayasan tidak punya tulisan yang menjawab pertanyaan itu, orang tua menemukan jawabannya di tempat lain.
SEO (search engine optimization) adalah cara menata tulisan agar mesin pencari memahami isinya dan menampilkannya kepada orang yang membutuhkan. Bagi yayasan, manfaatnya nyata:
SEO bukan trik. Mesin pencari semakin mengutamakan tulisan yang benar-benar membantu pembaca. Jadi kuncinya tetap tulisan yang berguna.
Mulailah dari pertanyaan nyata yang sering diterima staf tata usaha. Catat selama sebulan, lalu jadikan topik:
| Pertanyaan yang sering diterima | Contoh judul tulisan |
|---|---|
| Kapan pendaftaran dibuka? | Jadwal SPMB SD Nurul Ilmi 2027 dan Syaratnya |
| Berapa biayanya? | Rincian Biaya Sekolah di Yayasan Nurul Ilmi |
| Ada program apa saja? | Program Tahfidz SD Nurul Ilmi: Target dan Metodenya |
| Bagaimana kegiatan anak? | Kegiatan Kokurikuler Kelas 5: Proyek Bank Sampah |
| Ke mana dana donasi dipakai? | Laporan Program Beasiswa Yayasan Semester Ganjil |
Masukkan kata kunci yang dicari orang di awal judul, panjang sekitar 30–60 karakter. Contoh: "Program Tahfidz SD di Sidoarjo: Target dan Metodenya" lebih baik daripada "Kegiatan Tahfidz Kami".
Tulis ringkasan satu sampai dua kalimat yang muncul di hasil pencarian. Sebutkan apa yang akan didapat pembaca.
Jawab inti pertanyaan di paragraf pertama. Orang tua yang mencari jadwal pendaftaran ingin melihat tanggal, bukan sejarah yayasan.
Pecah dengan subjudul, paragraf pendek, daftar, dan tabel bila perlu. Tambahkan foto dengan teks alternatif yang menggambarkan isi foto. Jangan unggah foto yang menampilkan wajah murid tanpa izin orang tua.
Tautkan ke halaman lain di situs, misalnya dari artikel program tahfidz ke halaman pendaftaran.
Tulisan yayasan paling cocok untuk program, kebijakan publik, atau capaian bersama lintas unit. Hindari menyalin mentah berita dari situs sekolah, karena pembaca situs yayasan membutuhkan konteks yang lebih luas.
Kumpulkan sumber fakta dari tiap unit, narasumber, foto yang sudah berizin, gambaran sasaran pembaca, dan persetujuan editorial dari pengurus.
Tulisan menjawab kebutuhan pembaca, sumbernya jelas, dan tidak membocorkan data murid atau pegawai.
Bila audit SEO memberi peringatan, perbaiki kejelasan isinya. Jangan mengulang kata kunci secara mekanis atau mengisi informasi yang belum diverifikasi.
Langkah lengkap: Cara Menerbitkan Tulisan Yayasan yang SEO-Friendly.
Berikut contoh perbaikan satu tulisan kegiatan agar lebih mudah ditemukan.
Sebelum. Judul: "Alhamdulillah Kegiatan Berjalan Lancar". Isi: empat kalimat ucapan terima kasih dan dua puluh foto tanpa keterangan.
Sesudah. Judul: "Program Tahfidz SD Nurul Ilmi: Wisuda Juz 30 Angkatan 2026". Deskripsi: "Sebanyak 34 murid kelas 3 menuntaskan hafalan juz 30. Simak metode setoran harian dan target program tahfidz SD Nurul Ilmi." Isi dibuka dengan inti kabar, lalu subjudul tentang metode, jadwal setoran, peran orang tua, dan cara mendaftar. Lima foto terpilih diberi teks alternatif.
Tulisan versi kedua menjawab pertanyaan orang tua yang mencari sekolah dengan program tahfidz, sekaligus tetap menjadi dokumentasi kegiatan. Satu tulisan, dua manfaat.
Prinsip di atas berlaku di platform situs mana pun. Buat jadwal menulis sederhana, misalnya dua tulisan per bulan: satu informasi (biaya, jadwal, program) dan satu cerita kegiatan. Tunjuk satu penanggung jawab konten, dan gunakan daftar cek yang sama setiap kali menerbitkan.
Cukup panjang untuk menjawab pertanyaan pembaca dengan tuntas. Untuk informasi program atau pendaftaran, 600–1.200 kata biasanya memadai.
Konsistensi lebih penting daripada jumlah. Dua tulisan berkualitas per bulan sudah baik untuk memulai.
Perlu, tetapi beri judul yang deskriptif dan ceritakan dampaknya, bukan hanya dokumentasi.
Tidak wajib. Subdomain gratis tetap bisa ditemukan. Domain sendiri dan pengaturan SEO lebih lengkap tersedia di paket ASIS Plus.
Boleh dengan izin orang tua dan tanpa data pribadi. Data anak termasuk data pribadi spesifik menurut UU PDP.
Akar masalah situs yayasan yang sepi adalah tulisan yang tidak menjawab pertanyaan pembaca, ditambah alat yang sulit dipakai sehingga staf enggan menulis. Akhirnya informasi resmi kalah oleh kabar dari mulut ke mulut.
ASIS menyediakan situs sekolah dan yayasan dengan subdomain gratis, pengelolaan berita yang sederhana, dan pilihan paket ASIS Plus untuk domain sendiri serta pengaturan SEO. Artikel SEO untuk yayasan yang sudah terbit bisa langsung dibagikan ke wali murid lewat notifikasi aplikasi atau WhatsApp, sehingga satu tulisan dipakai berkali-kali.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.