Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi TPA gratis untuk presensi mengaji, catatan hafalan, dan kabar ke wali santri: kebutuhan TPA, alur harian ustaz, dan cara mulai.
Aplikasi TPA membantu pengelola Taman Pendidikan Al-Qur'an mencatat kehadiran mengaji, setoran hafalan, dan perkembangan bacaan santri, lalu menyampaikannya kepada wali santri tanpa harus menulis di buku kontrol yang sering hilang atau lupa dibawa. Bagi TPA yang sebagian besar dikelola secara sukarela, aplikasi yang tepat harus gratis, mudah dipakai ustaz dan ustazah dari ponsel, dan tidak menambah pekerjaan. Panduan ini membahas kebutuhan khas TPA, alur pencatatan harian, contoh laporan hafalan, dan cara memulai.
Catatan istilah: di artikel ini, TPA berarti Taman Pendidikan Al-Qur'an, lembaga pendidikan nonformal untuk belajar membaca dan menghafal Al-Qur'an, sering juga disebut TPQ. TPA dalam arti Taman Penitipan Anak adalah layanan PAUD yang berbeda.
TPA punya ritme sendiri. Kegiatan biasanya sore hari setelah sekolah, santri datang dari berbagai sekolah dan usia, dan pengajar sering merangkap pekerjaan lain. Karena itu, aplikasi TPA perlu menjawab kebutuhan berikut:
| Kebutuhan | Mengapa penting di TPA |
|---|---|
| Presensi cepat | Waktu mengaji singkat, tidak boleh habis untuk memanggil nama satu per satu |
| Catatan bacaan per santri | Setiap santri berada di tingkat bacaan berbeda |
| Catatan setoran hafalan | Hafalan surat pendek, doa harian, dan bacaan salat perlu dipantau |
| Kabar ke wali santri | Orang tua ingin tahu anaknya hadir dan sampai mana bacaannya |
| Infaq atau iuran | Banyak TPA menarik iuran bulanan kecil yang perlu tercatat rapi |
| Gratis | Sebagian besar TPA berjalan dengan dana terbatas |
| Mudah di ponsel | Ustaz dan ustazah mencatat langsung saat mengajar |
Banyak TPA memakai buku kontrol: setiap santri punya buku kecil berisi halaman bacaan dan paraf pengajar. Cara ini sederhana, tetapi punya beberapa kelemahan:
Aplikasi TPA tidak harus menghapus buku kontrol sepenuhnya. Banyak TPA tetap memakainya untuk anak, sementara catatan resmi tersimpan di aplikasi.
Pengajar membuka daftar santri kelompoknya di ponsel. Presensi bisa dicatat dengan sekali ketuk per santri: hadir, izin, sakit, atau tidak hadir.
Pengajar mencatat apa yang disetorkan, misalnya surat dan ayat, atau halaman bacaan, lalu memberi keterangan singkat: lancar, perlu mengulang, atau perlu perbaikan tajwid tertentu.
Wali santri dapat melihat ringkasan kehadiran dan setoran hari itu di aplikasi. Pengelola melihat rekap seluruh kelompok tanpa perlu mengumpulkan buku.
Total waktu tambahan bagi pengajar sangat kecil bila dilakukan langsung saat mengajar, bukan menyalin di malam hari.
| Santri | Kelompok | Hafalan bulan ini | Status | Catatan pengajar |
|---|---|---|---|---|
| Aisyah | Kelompok B | An-Naba ayat 1–20 | Lancar | Pertahankan murajaah |
| Fathan | Kelompok A | Al-Kafirun, Al-Ma'un | Perlu mengulang | Panjang pendek masih tertukar |
| Nadia | Kelompok C | Doa sebelum tidur, doa keluar rumah | Lancar | Siap lanjut doa berikutnya |
Nama di atas fiktif. Laporan seperti ini membantu wali santri ikut mengulang hafalan di rumah. Kiat menentukan target hafalan per usia ada di artikel target hafalan tahfidz.
Sebelum memakai aplikasi, rapikan dulu struktur TPA:
Banyak TPA menarik iuran bulanan atau infaq. Pencatatan yang rapi menjaga kepercayaan wali santri. Prinsip yang aman:
Memasukkan semua data sekaligus tanpa uji coba. Mulailah dengan satu kelompok selama dua sampai empat minggu.
Hanya pengelola yang memakai. Bila ustaz dan ustazah tidak terbiasa, pencatatan kembali ke buku. Latih semua pengajar dalam satu pertemuan singkat.
Wali santri tidak diajak. Jelaskan manfaatnya saat pertemuan wali santri dan bantu mereka masuk ke aplikasi.
Mencatat di malam hari. Catatan yang ditunda mudah lupa. Biasakan mencatat saat santri setor.
Tidak semua TPA harus langsung beralih. Beberapa tanda bahwa waktunya sudah tiba:
Bila dua atau lebih tanda ini terasa, mulailah dengan langkah kecil: satu kelompok, satu bulan, lalu evaluasi bersama pengajar sebelum diperluas.
Pada aplikasi untuk wali santri, alurnya biasanya sederhana: lembaga membagikan kode QR, wali santri memindai kode tersebut, lalu masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan di lembaga. Setelah itu, data anak tersambung dan wali santri dapat melihat kehadiran, hafalan, dan pengumuman.
Pembahasan lebih luas tentang aplikasi untuk lembaga Al-Qur'an ada di artikel aplikasi TPQ gratis dan aplikasi hafalan Quran santri.
Ada. Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, termasuk TPA yang mengajarkan Al-Qur'an. Pastikan tidak ada biaya tersembunyi per santri sebelum memilih aplikasi apa pun.
Tidak. Pencatatan presensi dan hafalan cukup dari ponsel Android, langsung saat mengajar.
TPA tetap bisa memakai buku kontrol untuk mereka, sementara catatan resmi tersimpan di aplikasi. Laporan bisa dicetak atau disampaikan langsung saat penjemputan.
Catat murajaah sebagai setoran dengan keterangan khusus agar terpisah dari hafalan baru. Sepakati kodenya bersama seluruh pengajar.
Pilih aplikasi yang tidak menjual data dan membatasi akses: pengajar hanya melihat kelompoknya, wali santri hanya melihat anaknya.
Akar masalah pencatatan di TPA adalah keterbatasan: waktu mengaji singkat, pengajar sukarela, dan buku kontrol yang mudah hilang. Akibatnya perkembangan bacaan dan hafalan santri tidak terpantau utuh, dan wali santri tidak tahu harus membantu apa di rumah.
ASIS memiliki visi "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama." Untuk lembaga Al-Qur'an, ASIS menyediakan Basmalah, aplikasi gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ di Google Play. Wali santri dapat melihat presensi belajar dan pengajian, hafalan, progres kitab, nilai dan rapor, tabungan, tagihan dan bukti bayar, serta pengumuman. Cara mulainya cukup memindai QR dari lembaga, masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan, lalu data anak tersambung. Data lembaga tidak dijual dan tanpa iklan.
ASIS juga gratis untuk semua sekolah. Kenali Basmalah dan aplikasi ASIS lainnya di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.