WAWASAN ASIS

Aplikasi Rapor Madrasah: Kebutuhan Khas MI, MTs, dan MA

Aplikasi rapor madrasah harus menampung mapel PAI dan bahasa Arab, struktur kurikulum Kemenag, data EMIS, dan praktik ibadah. Kebutuhan dan cara memilih.

Tim Wawasan ASIS 12 Sep 2026 Madrasah

Aplikasi rapor madrasah adalah aplikasi untuk menyusun rapor di MI, MTs, dan MA sesuai struktur kurikulum dan ketentuan Kementerian Agama. Sekilas mirip aplikasi rapor sekolah umum, tetapi kebutuhannya berbeda: ada kelompok mapel Pendidikan Agama Islam yang dirinci (Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam), Bahasa Arab, muatan khas madrasah, data murid yang bersumber dari EMIS, serta kebiasaan madrasah mencatat praktik ibadah dan hafalan.

Artikel ini membahas kebutuhan khas rapor madrasah, posisi RDM yang banyak dipakai madrasah, dan cara memilih aplikasi pendukung. Untuk kriteria umum aplikasi rapor di semua jenjang, lihat "Aplikasi Rapor Sekolah: 9 Fitur Wajib dan Cara Memilih".

Kebutuhan khas rapor madrasah

1. Struktur kurikulum Kemenag

Struktur kurikulum madrasah mengikuti KMA 450/2024 yang diubah dengan KMA 1503/2025, menggantikan KMA 347/2022. Aplikasi harus bisa menyesuaikan daftar mapel dan alokasinya bila ketentuan berubah, bukan memakai daftar mapel sekolah umum yang dikunci. Pembahasan kebijakannya ada di "Kebijakan Kurikulum Madrasah Kemenag: Panduan Guru".

2. Mapel PAI yang dirinci

Di sekolah umum, PAI adalah satu mapel. Di madrasah, PAI dipecah menjadi beberapa mapel dengan guru yang bisa berbeda-beda. Aplikasi harus mendukung:

Mapel Catatan khas
Al-Qur'an Hadis Sering ada penilaian praktik bacaan dan hafalan
Akidah Akhlak Deskripsi sikap dan pemahaman
Fikih Penilaian praktik ibadah, misalnya wudu dan salat
Sejarah Kebudayaan Islam Pemahaman kronologi dan teladan tokoh
Bahasa Arab Keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis

Untuk Fikih dan Al-Qur'an Hadis, kolom nilai praktik yang terpisah dari nilai tertulis sangat membantu guru menulis deskripsi yang tepat.

3. Penulisan istilah Arab

Nama mapel, nama kitab, atau istilah tertentu kadang ditulis dengan huruf Arab atau transliterasi. Pastikan aplikasi menampilkan dan mencetak teks tersebut dengan benar.

4. Data dari EMIS

Data murid dan guru madrasah tercatat di EMIS. Aplikasi yang baik bisa mengimpor file ekspor EMIS yang sudah dimiliki madrasah agar nama dan nomor induk tidak diketik ulang. Perlu dipahami bahwa impor file tidak sama dengan tersambung langsung; pembaruan di EMIS tetap dilakukan operator sesuai ketentuan.

5. Kegiatan khas madrasah

Banyak madrasah memiliki program tahfidz, praktik ibadah, atau pembiasaan keagamaan yang ingin dilaporkan kepada orang tua. Program ini mungkin tidak masuk rapor resmi, tetapi bisa disampaikan melalui lampiran atau laporan terpisah. Contohnya dibahas di "Contoh Rapor Tahfidz dan Kriteria Penilaian Hafalan" di blog ASIS.

6. Pendekatan kurikulum terbaru

Kemenag juga memperkenalkan Kurikulum Berbasis Cinta melalui Keputusan Dirjen Pendis 6077/2025, dengan nilai Panca Cinta: cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Nilai-nilai ini bisa tercermin dalam catatan wali kelas dan deskripsi sikap, mengikuti panduan yang berlaku.

Posisi RDM

Rapor Digital Madrasah (RDM) adalah aplikasi rapor yang diluncurkan Kemenag dan dipakai banyak madrasah. Bila madrasah Bapak/Ibu diarahkan memakai RDM, maka RDM tetap menjadi aplikasi rapor utama. Pertanyaannya bergeser menjadi: bagaimana menjalankan RDM dengan lancar, dan bagaimana mengelola data harian lain yang tidak dicakup RDM, seperti presensi harian, catatan perkembangan, tagihan, dan komunikasi dengan orang tua.

Kendala yang sering muncul pada RDM biasanya bersifat teknis: server di satu komputer, akses lambat saat musim rapor, atau cadangan data terlupa. Pembahasannya ada di "Kendala RDM yang Sering Terjadi dan Solusinya" dan "Hosting RDM Madrasah: Kapan Perlu dan Apa yang Diperhatikan".

Kriteria memilih aplikasi rapor madrasah dan pendukungnya

Kriteria Pertanyaan
Struktur mapel madrasah Mapel PAI rinci dan Bahasa Arab tersedia?
Fleksibel terhadap perubahan KMA Daftar mapel bisa disesuaikan?
Impor data EMIS Bisa memakai file ekspor EMIS?
Nilai praktik Ada kolom praktik terpisah untuk Fikih dan Al-Qur'an Hadis?
Kegiatan keagamaan Tahfidz dan pembiasaan bisa dicatat?
Hubungan dengan RDM Tidak bentrok dengan kewajiban memakai RDM?
Presensi dan profil murid Kehadiran dan catatan perkembangan tersedia untuk wali kelas?
Komunikasi wali murid Notifikasi tanpa biaya per pesan?
Biaya Per lembaga, bukan per murid?

Contoh alur di MTs

MTs fiktif dengan 12 rombel memakai RDM untuk rapor resmi dan aplikasi sekolah untuk kegiatan harian.

  1. Data murid diimpor dari file ekspor EMIS ke aplikasi sekolah.
  2. Presensi harian dicatat lewat pindai QR, sehingga rekap kehadiran siap saat wali kelas mengisi rapor.
  3. Guru Fikih mencatat penilaian praktik salat di aplikasi sepanjang semester.
  4. Program tahfidz dicatat per murid dan dilaporkan ke orang tua setiap bulan.
  5. Menjelang rapor, guru memasukkan nilai ke RDM yang berjalan di hosting daring sehingga bisa diakses dari rumah.
  6. Orang tua menerima pengumuman pembagian rapor lewat notifikasi aplikasi.

Variasi kebutuhan MI, MTs, dan MA

  • MI: guru kelas memegang banyak mapel umum, sedangkan mapel PAI dan Bahasa Arab sering diampu guru tersendiri. Aplikasi rapor madrasah untuk MI harus memudahkan wali kelas memantau kelengkapan dari beberapa guru sekaligus.
  • MTs: jumlah guru mapel lebih banyak dan pemantauan kelengkapan nilai menjadi tantangan utama menjelang rapor.
  • MA: ada peminatan atau mapel pilihan yang membuat struktur rombel lebih beragam, sehingga pengaturan mapel per murid perlu fleksibel.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memakai aplikasi rapor sekolah umum yang tidak mengenal mapel PAI rinci.
  • Mengetik ulang data murid padahal sudah ada di EMIS.
  • Tidak memisahkan nilai praktik dan tertulis.
  • Menyalin daftar mapel lama padahal struktur kurikulum sudah berubah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah madrasah wajib memakai RDM?

Ikuti arahan Kemenag dan kantor wilayah setempat. Banyak madrasah memakai RDM sebagai aplikasi rapor resmi.

Bisakah aplikasi rapor madrasah lain dipakai bersama RDM?

Bisa, sebagai pendukung untuk data harian seperti presensi, catatan perkembangan, dan komunikasi. Pastikan pembagian fungsinya jelas agar tidak terjadi pengisian ganda.

Bagaimana menilai praktik ibadah di rapor?

Gunakan rubrik praktik untuk Fikih atau Al-Qur'an Hadis dan catat hasilnya terpisah dari nilai tertulis, lalu tuangkan dalam deskripsi capaian.

Apakah data EMIS bisa langsung tersambung?

Umumnya aplikasi mengimpor file ekspor EMIS. Pembaruan data di EMIS tetap dilakukan operator sesuai ketentuan.

Apakah hafalan Al-Qur'an masuk rapor resmi?

Bergantung kebijakan madrasah dan ketentuan yang berlaku. Banyak madrasah membuat laporan tahfidz terpisah sebagai lampiran.

ASIS: Pendukung Rapor Madrasah dari Data Harian

Masalah rapor madrasah sering bukan pada format, melainkan pada data yang tercecer dan infrastruktur RDM yang bergantung pada satu komputer. Guru harus datang ke madrasah untuk mengisi nilai, sementara presensi dan catatan tahfidz disalin dari buku.

ASIS membantu madrasah dari dua sisi. Paket ASIS Pro (Rp500 ribu per tahun per lembaga) menyediakan hosting RDM madrasah dengan dukungan prioritas. Di luar itu, madrasah bisa memakai ASIS secara gratis untuk mengimpor data dari file ekspor EMIS, presensi lewat pindai QR atau pengenalan wajah, e-Rapor Kurikulum Merdeka, catatan tahfidz, profil murid yang utuh, dan notifikasi ke wali murid tanpa biaya. ASIS tidak terhubung langsung ke EMIS dan tidak mengirim data balik.

ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: Medcom: Kemenag Luncurkan Rapor Digital Madrasah

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.