WAWASAN ASIS

Aplikasi Presensi Madrasah: Kelas, Salat Berjamaah, dan Guru

Aplikasi presensi madrasah perlu mencatat kelas, kegiatan keagamaan, salat berjamaah, dan guru yang mengajar di beberapa madrasah. Ini kriteria dan contohnya.

Tim Wawasan ASIS 05 Sep 2026 Madrasah

Aplikasi presensi madrasah adalah aplikasi untuk mencatat kehadiran murid dan guru di MI, MTs, atau MA, termasuk kegiatan yang khas madrasah seperti salat dhuha dan zuhur berjamaah, tadarus pagi, dan program tahfidz. Kebutuhan ini membedakan madrasah dari sekolah umum. Aplikasi yang hanya mencatat masuk dan pulang sering tidak cukup, karena kepala madrasah juga ingin tahu siapa yang mengikuti pembiasaan ibadah dan program keagamaan.

Artikel ini membahas kebutuhan presensi khas madrasah, kriteria aplikasi yang sesuai, contoh pengaturan di MI dan MTs, serta daftar cek sebelum memilih. Untuk kriteria umum aplikasi presensi, artikel "Aplikasi Presensi Sekolah: Fitur Wajib dan Cara Memilih" bisa menjadi bacaan pendamping.

Kebutuhan presensi yang khas madrasah

1. Presensi kegiatan keagamaan

Banyak madrasah punya pembiasaan harian seperti tadarus sebelum pelajaran, salat dhuha, dan salat zuhur berjamaah. Kehadiran di kegiatan ini sering menjadi bahan penilaian sikap dan catatan wali kelas.

2. Program tahfidz dan BTQ

Madrasah dengan kelas tahfidz atau program baca tulis Al-Qur'an perlu mencatat kehadiran di halaqah, terpisah dari kelas reguler.

3. Guru yang mengajar di beberapa madrasah

Di banyak daerah, guru madrasah swasta mengajar di dua atau tiga lembaga. Presensi guru perlu mencatat jam mengajar per madrasah dengan akurat, apalagi bila honor dihitung per jam.

4. Hari dan jadwal khas

Sebagian madrasah libur hari Jumat, ada pula yang masuk hari Sabtu. Jadwal saat Ramadan juga berbeda. Aplikasi perlu mendukung kalender dan jam masuk yang fleksibel.

5. Madrasah satu atap dengan pesantren

MTs atau MA yang berada di lingkungan pesantren perlu menyambungkan presensi kelas dengan kegiatan asrama dan izin pulang santri.

6. Pelaporan

Rekap ketidakhadiran murid dibutuhkan untuk rapor, yang di madrasah diisi melalui RDM sesuai ketentuan Kemenag. Rekap guru dibutuhkan untuk pelaporan internal dan yayasan.

Kriteria aplikasi presensi madrasah

Kriteria Mengapa penting
Presensi harian cepat lewat QR atau wajah Antrean pagi tidak menumpuk
Presensi per mapel Mendeteksi murid yang hadir di gerbang tetapi tidak di kelas
Presensi kegiatan Mencatat salat berjamaah, tadarus, tahfidz
Presensi guru dan pegawai Satu aplikasi untuk murid dan guru
Kalender fleksibel Libur Jumat, jadwal Ramadan, kegiatan PHBI
Kabar ke orang tua Tanpa biaya per pesan, ada jam tenang
Impor data dari EMIS Tidak perlu mengetik ulang data murid
Rekap siap pakai Untuk rapor, laporan yayasan, dan penggajian

Contoh pengaturan di MI

MI fiktif Nurul Iman dengan 12 rombel:

Waktu Titik presensi Pencatat
06.30–07.00 Gerbang Murid memindai kartu ber-QR
07.00–07.15 Tadarus di kelas Wali kelas menandai
09.30–09.50 Salat dhuha berjamaah Guru piket memindai di pintu musala
12.00–12.30 Salat zuhur berjamaah (kelas IV–VI) Guru piket

Wali kelas melihat satu rekap per murid: hadir di madrasah, mengikuti tadarus, salat dhuha, dan salat zuhur. Orang tua mendapat kabar bila anak belum hadir sampai pukul 07.30.

Contoh pengaturan di MTs

MTs fiktif Al-Falah dengan 9 rombel dan 22 guru, sebagian mengajar di madrasah lain:

  • Murid: presensi gerbang dengan pengenalan wajah, presensi per mapel oleh guru, presensi salat zuhur berjamaah.
  • Guru: presensi datang dan pulang, ditambah jurnal mengajar per jam. Guru yang hanya mengajar hari Senin dan Rabu tidak dianggap absen di hari lain.
  • Program tahfidz: presensi halaqah sore untuk kelas khusus.

Rekap bulanan guru dipakai Bendahara untuk menghitung honor per jam sesuai kebijakan yayasan.

Aturan yang perlu disepakati

Aplikasi hanya mencatat; madrasah yang menentukan aturan. Sepakati dan tuliskan:

  • jam masuk dan batas terlambat,
  • apakah ketidakhadiran salat berjamaah memengaruhi catatan sikap,
  • dispensasi untuk murid yang berhalangan, misalnya murid perempuan yang sedang haid tidak dicatat absen salat,
  • siapa yang mencatat presensi kegiatan,
  • kapan orang tua diberi kabar.

Poin dispensasi perlu ditangani dengan bijak dan menjaga privasi. Cukup gunakan status izin tanpa menuliskan alasan rinci yang bisa terlihat banyak orang.

Kesalahan saat menerapkan

Mencatat kegiatan ibadah secara berlebihan. Fokus pada pembiasaan, bukan menghukum. Pencatatan berguna untuk melihat pola dan membina.

Mengabaikan guru lintas madrasah. Rekap guru jadi salah dan memicu masalah honor.

Tidak menyesuaikan jadwal Ramadan. Jam masuk berubah, tetapi aplikasi masih memakai jam biasa sehingga banyak murid tercatat terlambat.

Data murid diketik manual. Gunakan impor dari file EMIS agar data sesuai.

Daftar cek sebelum memilih

Pertanyaan Ya/Tidak
Bisa mencatat presensi gerbang, per mapel, dan kegiatan?
Bisa mencatat salat berjamaah dan tahfidz?
Presensi guru dan murid dalam satu aplikasi?
Jadwal guru lintas madrasah tidak dihitung absen?
Kalender bisa diatur untuk libur Jumat atau jadwal Ramadan?
Data murid bisa diimpor dari file EMIS?
Kabar ke orang tua tanpa biaya per pesan?
Rekap siap dipakai untuk rapor dan honor?

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah aplikasi presensi madrasah bisa mencatat salat dhuha?

Bisa bila aplikasi mendukung presensi kegiatan. Guru piket memindai kartu atau wajah murid di pintu musala.

Bagaimana dengan madrasah yang tidak punya musala besar?

Salat berjamaah bisa dilakukan bergiliran per tingkat. Atur presensi kegiatan per gelombang.

Apakah rekap presensi bisa dipindahkan ke RDM?

Rekap dari aplikasi menjadi bahan pengisian. Pengisian RDM tetap mengikuti prosedur Kemenag yang berlaku.

Perlukah kartu untuk murid MI kelas rendah?

Kartu ber-QR memudahkan, tetapi untuk kelas I dan II wali kelas bisa menandai langsung di aplikasi.

Bagaimana menghitung honor guru dari presensi?

Gunakan rekap jam mengajar dan jurnal mengajar, lalu hitung sesuai kebijakan honor yayasan yang tertulis.

ASIS: Presensi Madrasah dari Gerbang sampai Musala

Akar masalah presensi madrasah adalah titik pencatatan yang banyak tetapi terpisah: buku di gerbang, daftar di kelas, catatan guru piket di musala, dan rekap guru di meja Bendahara. Semuanya harus disatukan manual di akhir bulan.

ASIS mencatat presensi murid dan pegawai lewat pindai QR atau pengenalan wajah, presensi per mapel, serta jurnal mengajar, dan kegiatan keagamaan bisa dikelola lewat modul kegiatan spiritual dan tahfidz. Dengan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali," data murid diimpor dari file ekspor EMIS, rekap mengalir ke profil murid dan penggajian, dan orang tua menerima kabar lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang. Madrasah yang membutuhkan hosting RDM dapat memakai paket ASIS Pro.

ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.