Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Tujuh kriteria memilih aplikasi kuis interaktif guru: tanpa iklan, akun sekolah, ragam aktivitas, data hasil, dan bank soal, plus alur dan daftar cek.
Aplikasi kuis interaktif guru adalah alat untuk membuat pertanyaan yang dijawab murid secara langsung, di kelas atau di rumah, dengan umpan balik cepat bagi murid dan data hasil bagi guru. Kuis interaktif yang dirancang baik membuat kelas lebih hidup sekaligus menunjukkan bagian materi yang belum dipahami. Namun tidak semua aplikasi kuis cocok untuk sekolah, terutama soal iklan, akun murid, dan pemanfaatan data hasil. Artikel ini membahas tujuh kriteria memilih aplikasi kuis interaktif guru, contoh alur di kelas, dan daftar cek sebelum memakai.
Kuis interaktif sering dipakai sebagai selingan agar murid tidak bosan. Itu tidak salah, tetapi manfaat terbesarnya ada pada asesmen formatif, yaitu mengecek pemahaman di tengah proses belajar agar guru bisa menyesuaikan pengajaran.
| Tujuan | Kapan | Contoh |
|---|---|---|
| Pemanasan | Awal pelajaran | Tiga soal tentang materi pekan lalu |
| Cek pemahaman | Tengah pelajaran | Dua soal setelah penjelasan konsep baru |
| Refleksi | Akhir pelajaran | Satu soal dan satu pertanyaan "apa yang masih bingung?" |
| Latihan mandiri | Di rumah | Lima soal dengan pembahasan |
| Persiapan ujian | Menjelang asesmen sumatif | Kumpulan soal dari bank soal |
Bila tujuan sudah jelas, pemilihan jenis soal dan aplikasi menjadi lebih mudah.
Guru yang sudah mencoba berbagai aplikasi kuis biasanya menemukan kendala serupa:
Masalah terakhir sering terlewat. Kuis yang hanya menghargai kecepatan bisa membuat sebagian murid enggan berpartisipasi.
Ini syarat utama. Murid tidak boleh terpapar iklan saat belajar. Iklan juga berisiko menampilkan konten yang tidak sesuai usia.
Bila murid memakai akun yang sama dengan sistem sekolah, guru tidak perlu mengurus pendaftaran dan hasil langsung terhubung dengan nama murid yang benar.
Pilihan ganda saja tidak cukup. Cari aplikasi yang menyediakan beberapa jenis aktivitas, misalnya menjodohkan, mengurutkan, atau isian singkat, agar kuis bisa menguji berbagai level berpikir.
Pastikan guru bisa mengatur apakah kuis memakai batas waktu atau tidak. Untuk cek pemahaman, tanpa batas waktu sering lebih adil.
Guru perlu melihat soal mana yang paling banyak salah dan murid mana yang perlu bantuan. Ringkasan per soal lebih berguna daripada sekadar peringkat.
Soal yang bagus layak dipakai lagi tahun depan atau dibagikan ke rekan guru. Aplikasi yang terhubung dengan bank soal sekolah menghemat waktu.
Aplikasi yang membatasi jumlah peserta atau menagih per murid akan merepotkan saat dipakai di banyak kelas.
Bu Lestari mengajar Matematika kelas VII di sebuah SMP fiktif. Topiknya bilangan bulat negatif.
Tanpa kuis di langkah ketiga, Bu Lestari mungkin melanjutkan ke materi berikutnya dan baru menyadari masalahnya saat ulangan.
Kuis setiap pertemuan tanpa tindak lanjut. Data hasil tidak berguna bila tidak mengubah cara mengajar.
Peringkat ditampilkan terus. Murid yang selalu di bawah bisa kehilangan motivasi. Tampilkan ringkasan kelas, bukan hanya juara.
Soal disalin dari internet tanpa diperiksa. Pastikan kunci jawaban benar dan sesuai materi.
Nilai kuis formatif dijadikan nilai rapor. Kuis formatif sebaiknya untuk umpan balik, bukan penentu nilai akhir.
| Pertanyaan | Ya/Tidak |
|---|---|
| Tanpa iklan? | |
| Murid masuk dengan akun sekolah? | |
| Ada beberapa jenis aktivitas, bukan hanya pilihan ganda? | |
| Batas waktu bisa diatur atau dimatikan? | |
| Hasil per soal mudah dibaca guru? | |
| Soal bisa disimpan dan dipakai ulang? | |
| Tanpa biaya per murid? |
Bisa. Murid mengerjakan dari perangkat masing-masing, atau guru membacakan soal dan murid menjawab di perangkat bergiliran.
Untuk cek pemahaman, dua sampai lima soal sudah cukup. Kuis panjang lebih cocok untuk latihan mandiri.
Bisa, bila aplikasinya berbasis web atau Android dan murid memiliki akses perangkat.
Kerjakan berkelompok dengan satu perangkat per kelompok, atau tampilkan soal di layar dan murid menjawab di kertas.
Boleh sebagai bantuan awal, tetapi setiap soal wajib ditinjau guru agar benar, sesuai materi, dan sesuai bahasa murid.
Akar masalah kuis interaktif di sekolah adalah alat yang tercerai-berai: soal tersimpan di banyak aplikasi, murid harus mendaftar di mana-mana, dan iklan muncul di layar anak. Guru menghabiskan waktu mengurus akun alih-alih membaca hasil belajar.
ASIS menyediakan Studio dengan 9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif yang dibuka murid dengan akun sekolah yang sama seperti asis.id dan Pustaka. Untuk soal yang ingin disimpan dan dipakai ulang, guru bisa memakai bank soal dengan bantuan AI yang wajib ditinjau guru, termasuk mencetak lembar jawaban ber-QR untuk ulangan di kertas. Tanpa iklan, dan data sekolah tidak dijual.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.