Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Fitur wajib aplikasi e-rapor kurikulum merdeka: deskripsi capaian, kokurikuler dan P5, catatan wali kelas, hak akses, plus cara mengujinya di sekolah.
Aplikasi e-rapor kurikulum merdeka yang baik harus melakukan tiga hal: mengubah nilai guru menjadi deskripsi capaian yang bermakna, menampung kokurikuler/P5 dan ekstrakurikuler tanpa berkas terpisah, dan mencetak rapor yang rapi tanpa wali kelas menyalin data berulang kali. Jika satu dari tiga hal itu masih dikerjakan manual di lembar kerja, aplikasinya belum menyelesaikan masalah.
Di bawah ini Bapak/Ibu akan menemukan daftar fitur wajib, fitur yang sebaiknya ada, kesalahan umum, dan skenario uji yang bisa dijalankan sebelum musim rapor tiba.
Rapor Kurikulum Merdeka tidak lagi menumpuk banyak kolom KI/KD. Fokusnya adalah capaian murid terhadap tujuan pembelajaran, dituliskan dalam kalimat yang bisa dipahami orang tua. Komponen yang umum muncul di rapor:
| Komponen | Isi | Siapa yang mengisi |
|---|---|---|
| Identitas | Data murid, rombel, fase, semester | Operator/TU |
| Intrakurikuler | Nilai akhir dan deskripsi capaian per mapel | Guru mapel |
| Kokurikuler | Deskripsi perkembangan dari kegiatan kokurikuler (dulu identik dengan P5) | Guru atau tim pelaksana kokurikuler |
| Ekstrakurikuler | Nama kegiatan dan predikat/keterangan | Pembina ekskul |
| Ketidakhadiran | Sakit, izin, tanpa keterangan | Otomatis dari presensi |
| Catatan wali kelas | Catatan perkembangan dan saran | Wali kelas |
Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 mengubah ketentuan kokurikuler: bentuknya kini dapat berupa pembelajaran kolaboratif lintas disiplin, gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dan/atau cara lain, dengan arah pada delapan dimensi profil lulusan. Kementerian menegaskan P5 tidak dihapus, hanya diubah bentuknya. Format detail dapat berbeda per jenjang dan per pembaruan panduan, jadi pastikan aplikasi mudah menyesuaikan templat.
Guru harus bisa memasukkan nilai formatif dan sumatif per tujuan pembelajaran, lalu aplikasi menghitung nilai akhir sesuai bobot yang ditetapkan sekolah. Bobot harus bisa diatur, bukan dikunci oleh penyedia.
Ini fitur yang paling menghemat waktu. Aplikasi menyusun deskripsi dari tujuan pembelajaran yang paling dikuasai dan yang perlu ditingkatkan. Guru tetap harus bisa menyunting kalimatnya, karena tidak ada mesin yang lebih tahu murid daripada gurunya.
Contoh deskripsi yang baik untuk murid fiktif bernama Rania:
Rania menunjukkan penguasaan yang baik dalam menyusun teks prosedur dengan urutan langkah yang jelas. Perlu pendampingan dalam menggunakan kata hubung yang tepat antarparagraf.
Aplikasi perlu menyimpan rencana kegiatan kokurikuler, dimensi profil lulusan yang dikuatkan, dan catatan perkembangan per murid. Hasilnya langsung masuk ke rapor tanpa diunggah ulang.
Jumlah sakit, izin, dan alpa sebaiknya diambil dari data presensi harian, bukan dihitung manual oleh wali kelas di akhir semester.
Guru mapel hanya mengisi mapel dan rombel yang ia ampu. Wali kelas melihat seluruh nilai rombelnya. Kepala Sekolah menyetujui dan mengesahkan. Tanpa pembagian ini, risiko nilai tertimpa sangat besar.
Wali kelas harus bisa melihat pratinjau, memperbaiki, lalu mencetak satu rombel sekaligus ke PDF dengan tanda tangan dan kop sekolah.
| Hari | Kegiatan uji | Indikator berhasil |
|---|---|---|
| 1–2 | Impor data satu rombel | Data murid lengkap tanpa ketik ulang |
| 3–5 | Dua guru mapel isi nilai | Nilai akhir terhitung sesuai bobot |
| 6–7 | Susun deskripsi capaian | Guru cukup menyunting, bukan menulis dari nol |
| 8–9 | Isi kokurikuler dan ekskul | Tampil di pratinjau rapor |
| 10 | Wali kelas tulis catatan | Catatan tersimpan per murid |
| 11–12 | Cetak satu rombel | PDF rapi, kop dan tanda tangan benar |
Jika semua indikator tercapai, aplikasi e-rapor kurikulum merdeka tersebut layak dipakai penuh. Jika ada yang gagal, catat dan tanyakan ke penyedia sebelum memutuskan.
Sebelum rapat keputusan, ajukan pertanyaan berikut secara tertulis dan simpan jawabannya:
Jawaban yang kabur untuk pertanyaan nomor satu dan lima patut diwaspadai. Rapor adalah dokumen resmi yang disimpan bertahun-tahun, sehingga keberlanjutan data sama pentingnya dengan kemudahan input.
Kebutuhan aplikasi e-rapor kurikulum merdeka berbeda di tiap jenjang:
Tidak ada kewajiban memakai satu merek. Yang penting, isi rapor memenuhi ketentuan penilaian yang berlaku dan data murid sesuai dengan data resmi sekolah.
Boleh sebagai bantuan, asalkan guru meninjau dan menyuntingnya. Deskripsi tetap tanggung jawab guru.
Pilih aplikasi yang bobotnya bisa diatur per mapel atau per sekolah. Hindari aplikasi yang mengunci rumus.
Tergantung kebijakan sekolah dan panduan terbaru. Aplikasi yang baik bisa mencetak keduanya, baik digabung maupun terpisah.
Bisa, jika aplikasi menyediakan akses wali murid. Pastikan akses dibuka setelah rapor disahkan Kepala Sekolah.
Masalah musim rapor jarang soal mencetak. Masalahnya adalah data yang tercecer: nilai di buku guru, presensi di rekap wali kelas, projek di lembar terpisah, lalu semuanya disalin ulang dalam satu minggu yang melelahkan. ASIS memegang prinsip "data dicatat sekali, dipakai berkali-kali" agar musim rapor tidak lagi menjadi musim lembur.
e-Rapor Kurikulum Merdeka di ASIS mengambil kehadiran dari presensi harian dan memakai data murid dari profil yang utuh. Catatan perkembangan yang ditulis guru sepanjang semester bisa menjadi bahan catatan wali kelas. Setiap peran hanya melihat menu dan data yang ia perlukan, jadi guru mapel mengisi mapelnya dan wali kelas memantau seluruh rombel. Setelah disahkan, wali murid menerima kabar lewat notifikasi aplikasi. Untuk menyiapkan pembelajaran, guru juga bisa membuka perangkat ajar dan buku pelajaran pemerintah di Pustaka.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dihitung per lembaga, bukan per murid. Pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ bisa memakai Basmalah secara gratis. Coba e-Rapor ASIS sebelum musim rapor berikutnya di asis.id.
Sumber: detikEdu, Permendikdasmen 13 Tahun 2025; Antara, Kemendikdasmen tegaskan tidak hapus P5
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.