Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Mengenal aplikasi Basmalah dari ekosistem ASIS: gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, berisi kabar santri untuk wali dari presensi hingga hafalan.
Aplikasi Basmalah adalah aplikasi gratis dari ekosistem ASIS untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia di Google Play. Basmalah menjembatani pondok dan rumah: wali santri bisa melihat presensi belajar, pengajian, dan salat; hafalan dan progres kitab; nilai dan rapor; kesehatan; izin dan kepulangan; besuk dan kiriman; tabungan dan uang jajan; tagihan dan bukti bayar; serta pengumuman. Halaman ini menjelaskan mengapa Basmalah dibuat, apa yang dilihat wali santri, bagaimana lembaga memulainya, dan contoh pemakaian di pondok, madin, dan TPQ.
Pesantren berbeda dari sekolah umum. Santri belajar hampir sepanjang hari, dari salat Subuh berjemaah, kajian kitab, sekolah formal, setoran hafalan, hingga belajar malam. Banyak santri tinggal di asrama, jauh dari orang tua. Kebutuhan informasinya pun khas:
Aplikasi sekolah umum biasanya tidak dirancang untuk kebutuhan ini. Karena itu ASIS menghadirkan Basmalah secara khusus untuk lembaga pendidikan pesantren dan keagamaan.
| Kategori | Contoh kabar |
|---|---|
| Presensi | Kehadiran belajar, pengajian, dan salat |
| Hafalan | Setoran dan capaian hafalan |
| Progres kitab | Kitab yang sedang dikaji dan sampai bab mana |
| Nilai dan rapor | Hasil belajar per periode |
| Kesehatan | Catatan saat santri sakit atau berobat |
| Izin dan kepulangan | Izin keluar, jadwal pulang, kembali ke pondok |
| Besuk dan kiriman | Jadwal besuk, kiriman yang diterima |
| Tabungan dan uang jajan | Saldo dan pemakaian |
| Tagihan dan bukti bayar | Tagihan, unggah bukti transfer |
| Pengumuman | Kabar resmi dari lembaga |
Pembayaran dilakukan langsung ke rekening lembaga. Wali mengunggah bukti bayar, lalu bendahara lembaga memverifikasi. Tidak ada potongan biaya transaksi dari ASIS.
Alur bagi wali santri dibuat sesingkat mungkin:
Kunci keberhasilannya ada di lembaga: nomor HP atau surel wali harus terdaftar dengan benar sebelum QR dibagikan. Panduan lengkap untuk wali dibahas di artikel "Basmalah Wali Santri: Cara Masuk dan Menyambungkan Data Anak".
Pondok fiktif di Jombang dengan 400 santri memakai Basmalah untuk mencatat salat berjemaah, setoran hafalan, dan izin pulang. Sebelumnya, wali sering menelepon pengurus untuk menanyakan kabar anak. Kini wali membuka aplikasi lebih dulu, dan pengurus hanya menerima pertanyaan yang benar-benar perlu.
Urusan uang jajan juga lebih tertib. Wali melihat saldo tabungan anak, sehingga tidak ada lagi kiriman ganda karena tidak tahu saldo masih cukup.
Madin fiktif di Pekalongan berjalan sore hari setelah murid pulang sekolah formal. Ustaz mencatat presensi dan progres kitab. Orang tua yang bekerja bisa melihat apakah anaknya hadir dan sampai bab mana pelajaran fikihnya, tanpa harus datang ke madrasah.
TPQ fiktif di Sidoarjo dengan 80 santri memakai Basmalah untuk presensi mengaji dan catatan hafalan surah pendek. Syahriah bulanan dicatat sebagai tagihan, dan orang tua mengunggah bukti transfer. Ustazah tidak lagi mencatat iuran di buku tulis yang mudah hilang.
Kabar yang dilihat wali hanya sebaik catatan pengurus. Sebelum memakai aplikasi Basmalah, bagi tugas dengan jelas:
| Kabar | Pencatat yang lazim |
|---|---|
| Presensi belajar dan pengajian | Ustaz atau wali kelas/halaqah |
| Presensi salat berjemaah | Pengurus keamanan atau ibadah |
| Hafalan | Muhafiz atau pembimbing tahfidz |
| Progres kitab | Ustaz pengampu kitab |
| Kesehatan | Petugas kesehatan pondok |
| Izin, kepulangan, besuk | Pengurus keamanan atau sekretariat |
| Tabungan dan uang jajan | Bendahara atau pengurus koperasi |
| Tagihan dan bukti bayar | Bendahara |
Pembagian ini bisa disesuaikan dengan struktur pondok masing-masing. Yang penting, setiap kategori punya penanggung jawab, sehingga tidak ada kabar yang terlewat dan tidak ada yang dicatat dua kali.
Basmalah adalah bagian dari ekosistem ASIS. Lembaga yang juga mengelola sekolah formal, misalnya pesantren dengan MTs dan MA, bisa memakai ASIS untuk unit sekolah formalnya. Prinsipnya sama: data dicatat sekali, dipakai berkali-kali. Untuk pembahasan aplikasi pesantren dan TPQ secara umum, baca "Aplikasi Pesantren Gratis untuk Pengurus dan Wali Santri" dan "Aplikasi TPQ Gratis untuk Presensi, Hafalan, dan Laporan".
Semua kategori diisi sekaligus. Pengurus kewalahan. Mulailah dari presensi dan hafalan, lalu tambahkan kategori lain.
Catatan hafalan tidak konsisten. Sepakati format pencatatan, misalnya per juz, per surah, atau per halaman, agar wali tidak bingung.
Wali tidak didampingi. Banyak wali santri berusia lanjut atau jarang memakai aplikasi. Sediakan pengurus yang membantu saat hari pertama.
Ya. Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ.
Basmalah tersedia di Google Play untuk ponsel Android.
Wali memindai QR dari pesantren, lalu masuk dengan nomor HP atau surel yang didaftarkan. Data anak langsung tersambung.
Tidak. Wali mentransfer langsung ke rekening lembaga dan mengunggah bukti bayar, tanpa potongan dari ASIS.
Data santri tidak dijual dan aplikasi tanpa iklan.
Jarak antara pondok dan rumah sering melahirkan kecemasan. Wali ingin tahu kabar anak, pengurus kewalahan menjawab telepon, dan catatan hafalan, kesehatan, serta uang jajan tersebar di banyak buku.
Basmalah hadir dari ekosistem ASIS untuk menyatukan kabar itu: presensi belajar, pengajian, dan salat; hafalan dan progres kitab; kesehatan; izin dan kepulangan; tabungan; serta tagihan dengan unggah bukti bayar. Wali cukup memindai QR dari pesantren, dan data anak langsung tersambung.
Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, dan ASIS gratis untuk semua sekolah. Pelajari selengkapnya di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.