Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi akademik madrasah harus memahami mapel PAI dan Bahasa Arab, tahfidz, KMA kurikulum terbaru, data EMIS, dan RDM. Ini kriteria dan daftar ceknya.
Aplikasi akademik madrasah tidak cukup hanya menyalin aplikasi untuk sekolah umum. Madrasah memiliki struktur mapel yang lebih padat dengan rumpun Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab, sering menambahkan program tahfidz, memakai EMIS sebagai sumber data resmi, dan sebagian menyusun rapor dengan RDM. Aplikasi yang tidak memahami kekhasan ini akan membuat operator dan guru bekerja dua kali. Artikel ini membahas kebutuhan akademik khas madrasah, kriteria memilih aplikasi akademik madrasah, dan daftar cek untuk operator.
Di MI, MTs, dan MA, rumpun PAI biasanya dipecah menjadi Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam, ditambah Bahasa Arab. Struktur kurikulum madrasah kini mengacu pada KMA 450/2024 yang diubah KMA 1503/2025. Aplikasi harus bisa mengikuti struktur ini, termasuk bila madrasah menambahkan muatan lokal seperti Aswaja atau kitab tertentu.
Dengan mapel lebih banyak dan guru yang sering mengajar di dua madrasah, jadwal pelajaran rawan bentrok. Penyusunan jadwal manual bisa memakan waktu berhari-hari.
Banyak madrasah memiliki target hafalan, misalnya juz 30 untuk MI atau beberapa juz untuk MTs. Setoran hafalan perlu dicatat rutin, bukan hanya di akhir semester. Kegiatan seperti salat duha berjamaah dan pembiasaan juga sering dicatat.
EMIS adalah sumber data resmi madrasah. Aplikasi akademik sebaiknya bisa memakai file ekspor EMIS sebagai data awal agar operator tidak mengetik ulang.
Sebagian madrasah memakai RDM (Rapor Digital Madrasah). Aplikasi akademik harus jelas posisinya: apakah menggantikan, melengkapi, atau berdampingan dengan RDM. Pembahasan RDM ada di artikel "Rapor Digital Madrasah RDM: Fitur dan Cara Kerjanya".
Kemenag mengembangkan Kurikulum Berbasis Cinta dengan nilai Panca Cinta: cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama, serta cinta tanah air. Perangkat ajar madrasah dapat memuat nilai-nilai ini. Contohnya dibahas di artikel "Panca Cinta Modul Ajar Madrasah".
| Kriteria | Mengapa penting di madrasah |
|---|---|
| Struktur mapel fleksibel | Mengikuti KMA dan muatan lokal madrasah |
| Generator jadwal tanpa bentrok | Mapel banyak, guru sering mengajar di dua tempat |
| Impor file ekspor EMIS | Data awal tanpa ketik ulang |
| Modul tahfidz | Setoran hafalan tercatat rutin |
| Presensi harian dan per mapel | Kehadiran di mapel agama dan umum sama terpantau |
| Rapor sesuai ketentuan | Selaras dengan kebijakan Kemenag |
| Posisi jelas terhadap RDM | Tidak ada pekerjaan ganda |
| Jadwal salat dan bel | Pembiasaan ibadah terjadwal |
| Biaya per lembaga | Madrasah swasta kecil tetap terjangkau |
Contoh di sebuah MTs swasta di Kabupaten Cirebon dengan 9 rombel:
Agar tidak terjadi salah paham, bedakan fungsi masing-masing:
| Aplikasi | Fungsi utama |
|---|---|
| EMIS | Pendataan resmi lembaga, murid, dan GTK |
| RDM | Rapor digital madrasah sesuai ketentuan Kemenag |
| Aplikasi akademik madrasah | Pengelolaan harian: jadwal, presensi, jurnal, nilai, tahfidz, komunikasi |
Aplikasi akademik yang baik memakai data EMIS lewat impor file ekspor, tanpa meminta akun EMIS, dan tidak mengklaim mengirim data otomatis ke sistem Kemenag.
Memakai struktur mapel sekolah umum. Mapel PAI digabung menjadi satu, rapor tidak sesuai.
Tahfidz dicatat terpisah di buku. Setoran tidak terlihat oleh wali kelas dan orang tua.
Data EMIS diketik ulang. Membuang waktu dan menambah peluang salah.
RDM dan aplikasi lain diisi ganda tanpa rencana. Guru mengisi nilai di dua tempat. Tentukan alurnya sejak awal semester.
Tidak. EMIS tetap untuk pendataan resmi. Aplikasi akademik dipakai untuk pengelolaan harian dan bisa memakai file ekspor EMIS sebagai data awal.
Ikuti ketentuan Kemenag dan kebijakan madrasah. Aplikasi akademik dapat berdampingan dengan RDM, dan madrasah yang membutuhkan hosting RDM bisa memilih layanan yang menyediakannya.
Gunakan modul tahfidz yang mencatat setoran per murid, sehingga guru, wali kelas, dan orang tua melihat perkembangan yang sama.
Madrasah diniyah memiliki kebutuhan berbeda dengan madrasah formal. Aplikasi seperti Basmalah dirancang khusus untuk madrasah diniyah, pesantren, dan TPQ.
Pilih aplikasi dengan biaya per lembaga dan modul yang bisa diaktifkan seperlunya, sehingga madrasah kecil tidak membayar fitur yang tidak dipakai.
Akar masalah akademik di madrasah adalah aplikasi yang tidak memahami kekhasannya. Mapel agama tidak terakomodasi, tahfidz dicatat di buku, dan data EMIS diketik ulang.
ASIS mendukung madrasah dengan impor file ekspor EMIS, generator jadwal tanpa bentrok, presensi per mapel, jurnal mengajar, modul tahfidz, layar TV informasi dengan bel dan jadwal salat, serta e-Rapor Kurikulum Merdeka. Madrasah yang memakai RDM bisa memilih hosting RDM di paket ASIS Pro. Data dicatat sekali dan dipakai berkali-kali, dengan biaya per lembaga, bukan per murid.
ASIS gratis untuk semua sekolah dan madrasah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.