Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Langkah menerbitkan antologi karya tulis murid: tema, seleksi, penyuntingan, tata letak, ISBN, hingga peluncuran, plus jadwal kerjanya.
Antologi karya tulis murid adalah kumpulan tulisan murid, misalnya cerpen, puisi, esai, atau catatan pengalaman, yang dihimpun dalam satu buku. Bagi murid, melihat namanya tercetak di buku adalah pengalaman yang membekas dan mendorong mereka terus menulis. Bagi sekolah, antologi menjadi bukti nyata gerakan literasi yang bisa dipajang di perpustakaan, dipamerkan saat panen karya, dan dibagikan kepada orang tua. Panduan ini membahas langkah demi langkah dari menentukan tema sampai peluncuran, lengkap dengan contoh jadwal kerja, pembagian tim, dan perkiraan pos anggaran.
Tulisan murid biasanya berhenti di buku tulis atau lembar tugas, dinilai, lalu dilupakan. Antologi karya tulis murid mengubah tulisan menjadi karya yang dibaca orang lain. Beberapa manfaat yang sering dirasakan sekolah:
Tema membuat antologi utuh. Contoh tema yang mudah diikuti murid:
| Jenjang | Contoh tema | Bentuk tulisan |
|---|---|---|
| SD kelas atas | "Kampungku, Ceritaku" | Cerita pengalaman, puisi |
| SMP | "Surat untuk Diriku Lima Tahun Lagi" | Surat, puisi, cerpen |
| SMA/SMK | "Suara dari Bangku Sekolah" | Esai opini, cerpen |
| Madrasah | "Hikmah dari Ramadan" | Kisah inspiratif, puisi religi |
Tentukan juga batas panjang, misalnya puisi maksimal satu halaman, cerpen 800–1.500 kata.
| Peran | Pelaksana | Tugas |
|---|---|---|
| Penanggung jawab | Kepala Sekolah | Menyetujui program dan anggaran |
| Koordinator | Guru Bahasa Indonesia atau pustakawan | Mengatur jadwal dan komunikasi |
| Penyunting | 2–3 guru | Menyeleksi dan menyunting naskah |
| Tim murid | Pengurus OSIS, ekskul jurnalistik | Ilustrasi, tata letak, promosi |
| Pendukung | Komite atau orang tua | Dukungan dana dan peluncuran |
Melibatkan murid dalam tim produksi menambah pengalaman belajar: mereka belajar menyunting, mendesain, dan bekerja dengan tenggat.
Jangan langsung meminta naskah. Adakan dua atau tiga sesi lokakarya:
Tetapkan kriteria seleksi yang diumumkan sejak awal agar adil:
Untuk antologi tingkat kelas, pertimbangkan memuat karya semua murid agar tidak ada yang merasa tersisih. Untuk antologi sekolah, seleksi lebih ketat wajar dilakukan.
Sampaikan aturan dengan jelas: tulisan harus karya murid sendiri. Jika sekolah mengizinkan alat bantu tertentu, misalnya untuk memeriksa ejaan, tuliskan batasannya. Guru dapat meminta murid menyerahkan draf awal dan catatan revisi sebagai bukti proses menulis.
Penyuntingan bukan menulis ulang. Prinsipnya:
Bagian buku yang perlu disiapkan:
Untuk tata letak, aplikasi pengolah kata atau desain gratis sudah cukup. Pilih ukuran buku yang umum, misalnya A5, agar biaya cetak efisien.
ISBN tidak wajib untuk buku yang hanya diedarkan di lingkungan sekolah. Jika sekolah ingin buku memiliki ISBN, pengajuannya dilakukan melalui penerbit atau sesuai ketentuan Perpustakaan Nasional yang berlaku. Banyak penerbit indie yang menyediakan layanan ini sebagai bagian paket cetak.
Pilihan cetak:
| Pilihan | Cocok untuk |
|---|---|
| Cetak sesuai pesanan | Jumlah kecil, tidak menumpuk stok |
| Cetak di percetakan lokal | Jumlah sedang, harga per eksemplar lebih murah |
| Versi digital (PDF) | Disebarkan luas tanpa biaya cetak |
Peluncuran antologi karya tulis murid bisa digabung dengan panen karya, Bulan Bahasa, atau Hardiknas. Isi acara dengan pembacaan karya oleh penulisnya, sesi tanda tangan, dan penyerahan buku ke perpustakaan.
| Bulan | Kegiatan |
|---|---|
| Bulan 1 | Penetapan tema, pembentukan tim, pengumuman |
| Bulan 2 | Lokakarya menulis dan pengumpulan draf |
| Bulan 3 | Seleksi, umpan balik, dan revisi |
| Bulan 4 | Penyuntingan akhir, lomba sampul, tata letak |
| Bulan 5 | Cetak dan persiapan peluncuran |
| Bulan 6 | Peluncuran dan penyerahan ke perpustakaan |
Sumber dana bisa dari anggaran literasi sekolah sesuai ketentuan, dukungan komite, atau prapemesanan buku oleh orang tua.
Antologi juga bisa menjadi bagian dari program meningkatkan minat baca murid dan memperkaya pojok baca kelas.
Untuk antologi kelas, 20–35 tulisan. Untuk antologi sekolah, 30–60 tulisan sudah membentuk buku yang layak, tergantung panjang tulisan.
Untuk antologi kelas, memuat semua karya dapat memotivasi murid. Untuk tingkat sekolah, seleksi dengan kriteria jelas lebih tepat.
Diskusikan dengan murid secara pribadi, jelaskan pentingnya orisinalitas, dan beri kesempatan menulis ulang sebelum tenggat.
Penulisnya tetap murid. Sekolah sebaiknya meminta izin tertulis dari orang tua untuk menerbitkan dan menyebarluaskan karya.
Bisa. Versi digital hemat biaya dan mudah dibagikan, tetapi banyak murid merasa lebih bangga memegang versi cetak.
Akar masalah tulisan murid yang tidak berkembang adalah karya yang berhenti di meja guru. Tanpa pembaca, murid kehilangan alasan untuk merevisi dan menulis lebih baik.
ASIS membantu sekolah memperluas pembaca karya murid. Situs sekolah dengan subdomain gratis dapat memuat berita peluncuran antologi dan cuplikan karya, modul perpustakaan membantu mencatat antologi sebagai koleksi sekolah, dan Pustaka menyediakan buku pelajaran pemerintah (BSE/SIBI) sebagai bacaan pendamping. Kabar peluncuran dapat disampaikan kepada orang tua lewat notifikasi aplikasi yang gratis tanpa batas.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id dan jelajahi pustaka.asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.