WAWASAN ASIS

Anak TK Menangis di Hari Pertama Sekolah: Cara Menanganinya

Anak TK menangis di hari pertama sekolah itu wajar. Panduan orang tua dan guru: persiapan, cara pamit, strategi di kelas, dan kapan perlu khawatir.

Tim Wawasan ASIS 01 Jul 2026 Wawasan

Hari pertama di TK adalah momen besar bagi anak. Untuk pertama kalinya, ia berpisah dari orang tua di tempat yang asing, dengan orang dewasa dan teman-teman yang belum ia kenal. Tidak heran banyak anak TK menangis di hari pertama sekolah.

Menangis adalah reaksi yang wajar. Yang penting adalah bagaimana orang tua dan guru membantu anak melewatinya. Panduan ini membahas langkah praktis sebelum, saat, dan sesudah hari pertama.

Mengapa anak TK menangis di hari pertama

  • Kecemasan berpisah. Anak usia 4–6 tahun masih sangat bergantung pada orang tua sebagai sumber rasa aman.
  • Lingkungan baru. Ruangan, suara, dan rutinitas yang asing membuat anak waspada.
  • Belum mengenal orang di sekitarnya. Guru dan teman masih orang asing baginya.
  • Kelelahan. Bangun lebih pagi dari biasanya membuat anak lebih mudah rewel.
  • Menangkap kecemasan orang tua. Anak sangat peka terhadap raut wajah dan nada suara orang tuanya.

Persiapan di rumah sebelum hari pertama

Ceritakan tentang sekolah

Beberapa hari sebelumnya, ceritakan apa yang akan dilakukan anak di sekolah: bermain, bernyanyi, menggambar, dan bertemu teman. Gunakan nada yang gembira, tetapi jangan berlebihan.

Kunjungi sekolah lebih dulu

Jika memungkinkan, ajak anak melihat sekolah sebelum hari pertama. Tunjukkan kelas, kamar mandi, dan tempat bermain.

Biasakan rutinitas pagi

Mulailah tidur dan bangun lebih awal seminggu sebelumnya. Anak yang cukup tidur lebih siap menghadapi hari baru.

Siapkan barang kesayangan

Beberapa sekolah mengizinkan anak membawa benda kecil dari rumah, misalnya sapu tangan atau boneka kecil. Benda ini bisa memberi rasa aman.

Latih kemandirian sederhana

Ajak anak berlatih membuka tutup botol minum, membuka bekal, atau meminta izin ke kamar mandi. Kemampuan kecil ini membuat anak lebih percaya diri.

Saat berpamitan di sekolah

Berpamitanlah dengan jelas

Jangan pergi diam-diam saat anak lengah. Cara ini memang menghindari tangisan sesaat, tetapi membuat anak merasa ditinggalkan dan sulit percaya keesokan harinya.

Buat ritual pamit yang singkat

Misalnya peluk, tos, lalu ucapkan "Ibu jemput setelah makan siang." Lakukan ritual yang sama setiap hari.

Sebutkan kapan akan dijemput

Anak belum memahami jam. Gunakan patokan kegiatan, misalnya "setelah bernyanyi dan makan bekal".

Jangan berlama-lama

Semakin lama orang tua ragu di depan pintu, semakin lama tangisan anak. Serahkan anak kepada guru dengan tenang, lalu pergi.

Tepati janji

Jemput tepat waktu, terutama di minggu-minggu awal. Janji yang ditepati membangun rasa percaya.

Strategi guru di kelas

  • Sambut anak di pintu dengan nama. Anak merasa dikenali dan diharapkan.
  • Alihkan perhatian dengan kegiatan menarik. Siapkan mainan, buku bergambar, atau kegiatan sensori di dekat pintu.
  • Validasi perasaan anak. Ucapkan "Kamu sedih ya, karena kangen Ibu" daripada "Jangan nangis, malu."
  • Beri peran kecil. Misalnya membantu membagikan kertas. Anak yang punya tugas lebih cepat merasa menjadi bagian kelas.
  • Buat rutinitas yang bisa ditebak. Jadwal bergambar membantu anak tahu apa yang akan terjadi berikutnya.
  • Kabari orang tua. Pesan singkat bahwa anak sudah tenang dan bermain sangat menenangkan orang tua.

Setelah pulang sekolah

  • Sambut anak dengan hangat dan tanyakan hal yang menyenangkan, misalnya "Tadi main apa?"
  • Hindari pertanyaan yang memancing ingatan buruk, misalnya "Tadi nangis, ya?"
  • Puji keberaniannya, bukan hanya ketika ia tidak menangis.
  • Pastikan anak cukup istirahat. Hari pertama sangat melelahkan.

Berapa lama masa penyesuaian berlangsung?

Setiap anak berbeda. Sebagian besar anak mulai tenang dalam satu sampai dua minggu. Ada anak yang justru menangis setelah beberapa hari, ketika ia sadar sekolah adalah rutinitas setiap hari. Ini juga wajar.

Kapan orang tua perlu khawatir

Bicarakan dengan guru atau tenaga profesional jika:

  • tangisan dan penolakan sekolah berlanjut lebih dari empat sampai enam minggu tanpa perbaikan,
  • anak mengalami gangguan tidur atau makan yang berat,
  • anak mengeluh sakit fisik berulang setiap pagi tanpa sebab yang jelas,
  • anak tampak sangat ketakutan terhadap orang atau tempat tertentu di sekolah.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah orang tua menunggu di kelas pada hari pertama?

Tergantung kebijakan sekolah. Banyak TK mengizinkan orang tua menunggu di luar kelas pada beberapa hari pertama, lalu mengurangi waktunya secara bertahap.

Apakah sebaiknya anak dijanjikan hadiah jika tidak menangis?

Sebaiknya tidak. Hadiah membuat anak merasa menangis adalah hal yang salah. Lebih baik puji keberaniannya dan rayakan hal-hal menyenangkan yang ia lakukan di sekolah.

Anak saya tidak menangis sama sekali. Apakah itu normal?

Normal. Setiap anak punya cara berbeda menghadapi hal baru. Tetap perhatikan perilakunya di rumah, karena sebagian anak menunjukkan kelelahan atau kecemasan setelah pulang.

Apa yang harus dilakukan jika anak tiba-tiba menolak sekolah setelah beberapa minggu?

Tanyakan dengan tenang apa yang terjadi, lalu komunikasikan dengan guru. Bisa jadi ada pengalaman tertentu di sekolah yang membuatnya tidak nyaman.

ASIS: guru dan orang tua saling berkabar

Masa penyesuaian di TK lebih mudah dilewati jika guru dan orang tua saling berkabar. Masalahnya, komunikasi sering tersebar di banyak saluran, dan kabar penting tenggelam di antara pesan lain.

ASIS hadir untuk menyatukan komunikasi sekolah dan rumah. Lewat ASIS Mobile, orang tua dapat menerima pengumuman, melihat presensi anak, dan membaca catatan perkembangan dari guru. Guru PAUD dapat mencatat cerita tumbuh kembang anak, misalnya hari ketika ia pertama kali berani bermain bersama teman, sehingga perkembangannya tidak hanya diingat, tetapi juga tercatat. Notifikasi aplikasi gratis dan memiliki jam tenang agar tidak mengganggu waktu keluarga.

ASIS gratis untuk PAUD, TK, RA, dan semua jenjang. Untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ, tersedia Basmalah yang juga gratis. Mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.