Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Langkah orang tua jika anak korban bully di sekolah: mengenali tanda, cara bertanya, mendokumentasikan, melapor ke sekolah, dan memulihkan rasa aman anak.
Jika anak korban bully, langkah pertama orang tua adalah mendengarkan dengan tenang tanpa menyalahkan, memastikan anak aman secara fisik dan emosional, mencatat kejadian beserta bukti, lalu melaporkannya kepada wali kelas atau Kepala Sekolah dan memantau tindak lanjutnya. Hindari mendatangi pelaku atau orang tuanya secara langsung dalam keadaan marah, karena justru bisa memperburuk situasi anak di sekolah. Panduan ini membahas tanda-tanda perundungan, cara bertanya kepada anak, alur melapor, dan cara memulihkan rasa aman anak.
Banyak anak tidak langsung bercerita karena malu, takut dianggap lemah, atau diancam pelaku. Perhatikan perubahan berikut:
| Area | Tanda yang patut diperhatikan |
|---|---|
| Fisik | Memar atau luka yang tidak bisa dijelaskan, barang sering hilang atau rusak |
| Emosi | Murung, mudah marah, cemas, menangis tanpa sebab jelas |
| Sekolah | Menolak berangkat, sering mengeluh sakit di pagi hari, nilai turun drastis |
| Sosial | Tidak lagi menyebut teman, menghindari acara sekolah |
| Tidur dan makan | Sulit tidur, mimpi buruk, nafsu makan berubah |
| Digital | Gelisah setelah membuka ponsel, tiba-tiba menghapus akun media sosial |
Satu tanda belum tentu perundungan, tetapi beberapa tanda sekaligus layak ditanyakan dengan lembut.
Pilih waktu santai, misalnya saat berkendara atau sebelum tidur. Gunakan pertanyaan terbuka:
Saat anak bercerita:
Sebelum ke sekolah, susun catatan yang rapi. Catatan faktual membuat laporan lebih mudah ditindaklanjuti.
| Yang dicatat | Contoh |
|---|---|
| Tanggal dan waktu | Senin, 5 Oktober, saat istirahat pertama |
| Tempat | Belakang kantin |
| Kejadian | Tas anak dibuang ke tempat sampah, diejek dengan sebutan tertentu |
| Pihak yang terlibat | Nama atau ciri pelaku sesuai cerita anak |
| Saksi | Teman yang melihat |
| Dampak | Anak menangis sepulang sekolah, menolak berangkat esok harinya |
| Bukti | Foto luka atau barang rusak, tangkapan layar pesan |
Untuk perundungan daring, simpan tangkapan layar lengkap dengan nama akun dan waktu, sebelum pesan dihapus.
Minta waktu bertemu secara langsung. Sampaikan catatan kejadian dengan tenang dan faktual. Fokus pada keselamatan anak dan langkah yang akan diambil, bukan pada hukuman untuk pelaku.
Sejak terbitnya Permendikdasmen 6/2026 tentang budaya sekolah aman, yang mencabut Permendikbudristek 46/2023, penanganan kekerasan di sekolah tidak lagi melalui TPPK. Penanganan kini menjadi tanggung jawab Kepala Sekolah, dengan dukungan Pokja di tingkat daerah sesuai ketentuan. Orang tua berhak menanyakan bagaimana sekolah akan menindaklanjuti laporan.
Tanyakan dengan jelas:
Minta ringkasan kesepakatan secara tertulis bila memungkinkan.
Jika laporan tidak ditindaklanjuti atau anak mengalami kekerasan serius, orang tua dapat meneruskan ke dinas pendidikan setempat, layanan perlindungan perempuan dan anak di daerah, atau pihak berwajib bila ada unsur pidana. Simpan semua catatan komunikasi dengan sekolah.
Perundungan tidak selalu terjadi di halaman sekolah. Banyak anak korban bully mengalaminya di grup percakapan kelas atau media sosial: diejek dalam komentar, fotonya diedit, atau sengaja dikeluarkan dari grup. Langkah yang bisa dilakukan orang tua:
Dampak perundungan bisa bertahan lama, dan pemulihan anak korban bully membutuhkan kesabaran. Beberapa hal yang membantu pemulihan:
Kadang orang tua mendapat kabar sebaliknya. Tetap tenang, dengarkan penjelasan sekolah, ajak anak bicara tentang dampak perbuatannya, dan dukung langkah pemulihan seperti meminta maaf dan memperbaiki kerugian. Anak yang merundung sering juga membutuhkan bantuan.
Dengarkan anak dengan tenang, tegaskan bahwa itu bukan salahnya, pastikan ia aman, lalu catat kejadian sebelum melapor ke wali kelas atau Kepala Sekolah.
Sebaiknya tidak. Serahkan penanganan kepada sekolah agar prosesnya adil dan tidak memperburuk keadaan anak.
Sejak Permendikdasmen 6/2026 berlaku, TPPK berakhir. Penanganan dilakukan oleh Kepala Sekolah dengan dukungan Pokja di daerah sesuai ketentuan.
Bila anak menunjukkan kecemasan berat, menarik diri dalam waktu lama, gangguan tidur atau makan yang menetap, atau berbicara tentang menyakiti diri.
Pindah sekolah bisa menjadi pilihan bila sekolah tidak mampu menjamin keamanan anak. Namun, berikan dulu kesempatan sekolah menangani, kecuali situasinya membahayakan.
Banyak kasus perundungan baru diketahui orang tua setelah berlangsung berminggu-minggu. Catatan guru tersebar, laporan orang tua disampaikan lisan lalu terlupa, dan tindak lanjut tidak terdokumentasi dengan baik.
ASIS membantu sekolah membangun komunikasi yang lebih tertib. Layanan BK mencatat pendampingan murid, profil murid yang utuh menyimpan catatan perkembangan, dan presensi lewat pindai QR atau pengenalan wajah membantu guru melihat pola ketidakhadiran yang bisa menjadi tanda awal masalah. Kabar dari sekolah sampai ke orang tua lewat notifikasi aplikasi, kotak masuk, atau surel, dan tiap peran hanya melihat data yang ia perlukan sehingga informasi sensitif tetap terjaga. Sekolah yang ingin memperkuat kemampuan guru dalam menangani perundungan juga bisa memanfaatkan kursus di Akademi ASIS.
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.