Pajak Belanja Dana BOS: Cara Menghitung dan Menyetor
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Mencari alternatif SPR School Project? Perbandingan jujur model dipasang sendiri dan cloud per Oktober 2026, kelebihan SPRSP, dan kapan ASIS cocok.
Operator yang mencari alternatif SPR School biasanya tidak sedang mencari "aplikasi yang lebih baik" secara umum. Pertanyaannya lebih spesifik: apakah sekolah mau terus mengelola aplikasi yang dipasang di server sendiri, atau beralih ke layanan cloud yang tidak perlu instalasi? Halaman ini merangkum SPR School Project (SPRSP) secara adil berdasarkan data yang kami cek per Oktober 2026, membandingkan dua model pemasangan itu, lalu menempatkan ASIS sebagai salah satu pilihan, termasuk kapan SPRSP justru lebih cocok.
SPR School Project adalah karya pengembang lokal yang dikelola di bawah nama SPR Encrypter Service. Sasarannya sekolah dengan pengguna murid, guru, dan GTK. Yang paling menonjol dari SPRSP adalah ritme pengembangannya: dalam rentang 17 Agustus sampai 6 Oktober 2026 saja tercatat 9 rilis, dari versi 2.3.4 hingga 2.4.3. Untuk produk lokal, konsistensi seperti ini patut diapresiasi.
Fitur yang ditampilkan di situsnya cukup luas:
SPRSP kuat di area yang jarang digarap aplikasi sekolah lain, yaitu integrasi perangkat keras. Presensi RFID, perangkat jaringan Ruijie, kontrol PC di lab komputer, dan panel interaktif bisa dikelola dari satu sistem. Alat presensinya sendiri, SPR Attendance V.1.0, dijual lewat Shopee.
Karena dipasang di server sekolah, SPRSP juga cocok untuk sekolah yang sudah punya server atau lab sendiri dan internetnya tidak stabil. Presensi RFID tetap jalan walau koneksi sedang putus.
Inti perbandingan alternatif SPR School sebenarnya ada di model pemasangan. Per Oktober 2026, SPRSP tersedia sebagai installer Windows dan untuk VPS, dengan replikasi lokal ke cloud. ASIS berbasis cloud dan dibuka lewat peramban atau ASIS Mobile tanpa instalasi.
| Aspek | Dipasang sendiri (model SPRSP) | Cloud (model ASIS) |
|---|---|---|
| Tempat aplikasi | Server Windows sekolah atau VPS | Server penyedia layanan |
| Saat internet putus | Fungsi lokal tetap jalan | Ujian di HP bisa luring; fitur lain butuh internet |
| Pembaruan | Dipasang operator, kadang berurutan | Otomatis dari penyedia |
| Cadangan data | Diatur sekolah | Diurus penyedia |
| Perangkat keras | Bisa dihubungkan langsung (RFID, lab) | Memakai kamera ponsel/tablet |
| Kebutuhan tenaga IT | Ada yang paham server | Operator biasa cukup |
Model dipasang sendiri memberi kendali penuh dan tahan terhadap internet yang naik turun. Imbalannya, sekolah memikul pekerjaan server: listrik, cadangan, keamanan, dan pembaruan. Model cloud memindahkan pekerjaan itu ke penyedia, tetapi sekolah bergantung pada koneksi internet.
Rilis yang sering adalah kabar baik, tetapi pada model dipasang sendiri setiap rilis perlu dipasang oleh operator. Catatan SPRSP menunjukkan sebagian pembaruan bersifat berantai, misalnya 2.4.2.1 dipasang sebelum 2.4.2.2. Bagi sekolah dengan operator yang sigap, ini wajar. Bagi sekolah yang operatornya merangkap guru, jadwal pembaruan bisa tertinggal.
Dari obrolan dengan operator, ada tiga alasan yang paling sering muncul.
ASIS adalah platform manajemen sekolah dengan empat aplikasi dalam satu akun: asis.id (web), ASIS Mobile (Android), Pustaka (perpustakaan digital berisi buku pelajaran pemerintah), dan Studio (9 jenis aktivitas dan 57 lab interaktif). Tersedia 57 modul (7 inti, 50 opsional) dan 45 peran pengguna.
Yang relevan bagi sekolah pengguna SPRSP:
Data per Oktober 2026, dari situs resmi masing-masing.
| Aspek | SPR School Project | ASIS |
|---|---|---|
| Pemasangan | Installer Windows dan VPS | Cloud, tanpa instalasi |
| Pembaruan | Manual, sebagian berantai | Otomatis |
| Presensi | RFID, tetap jalan saat jaringan terganggu | QR, wajah, GPS, dukungan fingerprint; butuh internet |
| Data Dapodik | Mengklaim integrasi | Impor file ekspor Dapodik/EMIS |
| Perangkat keras | RFID, Ruijie, kontrol lab, IFP | Tidak fokus ke perangkat keras |
| Pustaka, Studio, Basmalah, Akademi | Tidak terlihat | Tersedia |
| Harga | Tidak dipublikasikan; menerima donasi | Rp0 sampai Rp1 juta per tahun per lembaga (Ultra: hubungi tim) |
| Uji coba | Tidak disebut | Paket Rp0 tanpa masa trial |
Data dapat berubah; hubungi kami bila ada koreksi.
Kami tidak menganggap semua sekolah harus pindah. SPRSP layak dipertahankan bila:
Untuk sekolah seperti ini, kekuatan integrasi perangkat keras SPRSP sulit digantikan aplikasi cloud mana pun.
Sebagian. ASIS berbasis cloud: ujian di HP bisa dikerjakan murid secara luring, tetapi fitur lain, termasuk presensi, butuh koneksi internet. Bila presensi harus tetap jalan saat internet putus, sistem yang dipasang di server lokal lebih sesuai.
Tidak. Presensi di ASIS memakai pindai QR, pengenalan wajah, atau GPS dengan ponsel atau tablet, ditambah dukungan fingerprint, sehingga tidak perlu membeli pembaca kartu.
Bisa lewat impor file Excel serta file ekspor Dapodik atau EMIS. Ekspor dulu data murid, kelas, dan guru dari sistem lama, lalu ikuti format di Panduan ASIS.
Paket ASIS Rp0 mencakup semua aplikasi dan situs subdomain. Paket berbayar Rp300 ribu sampai Rp1 juta per tahun per lembaga, bukan per murid.
Bila sekolah tidak punya tenaga untuk mengurus server dan ingin pembaruan otomatis, model cloud ASIS mengurangi pekerjaan teknis. Bila perangkat keras dan kerja luring untuk semua fungsi lebih penting, SPRSP tetap pilihan yang masuk akal.
Banyak operator memegang dua pekerjaan sekaligus: mengelola data sekolah dan merawat server. Waktu habis untuk memasang pembaruan, mengecek cadangan, dan memastikan komputer server tidak mati saat listrik padam.
ASIS dibangun agar sekolah bisa melepas pekerjaan server itu. Aplikasinya berjalan di cloud, pembaruan berlangsung otomatis, dan prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali" membuat data murid yang diimpor sekali langsung dipakai presensi QR atau wajah, tagihan, e-Rapor, dan pengumuman ke wali murid lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas. Pembahasan lebih teknis ada di artikel "Server Sekolah Lokal atau Cloud: Panduan Teknis Operator".
ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan coba dan bandingkan sendiri di asis.id.
Sumber: SPR School Project (dicek 18 Oktober 2026).
Panduan pajak belanja dana BOS untuk Bendahara: kapan memungut PPN, PPh 21, PPh 22, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, contoh hitungan, belanja SIPLah, dan pelaporan.
Aplikasi MA gratis bisa aman, bisa juga berisiko. Kenali model gratis yang sehat, tanda aplikasi abal-abal, dan cara mengujinya sebelum dipakai madrasah.
Cara membuat kartu inventaris ruangan KIR sekolah: kolom yang umum dipakai, contoh pengisian, kode kondisi barang, jadwal pemutakhiran, dan kesalahan umum.
Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.