WAWASAN ASIS

Alternatif Sekolah Unggul: Perbandingan Paket dan Fitur

Alternatif Sekolah Unggul: perbandingan faktual per Oktober 2026, dari batas paket gratis 30 murid, tarif per jumlah murid, hingga fitur ASIS Rp0.

Tim Wawasan ASIS 13 Okt 2026 Perbandingan

Kepala sekolah yang mencari alternatif Sekolah Unggul umumnya sudah mencoba paket gratisnya, lalu sadar bahwa batas 30 murid hanya cukup untuk uji coba satu kelas. Begitu seluruh sekolah ingin masuk, tarif bulanan berlaku sesuai jumlah murid. Halaman ini menyajikan fakta Sekolah Unggul per Oktober 2026 dari situs resminya, membandingkannya dengan ASIS secara setara, dan mencatat kelebihan Sekolah Unggul dengan jujur.

Gambaran umum Sekolah Unggul

Sekolah Unggul melayani sekolah serta yayasan atau jaringan sekolah. Badan usahanya tidak disebut di situs. Fitur yang dipublikasikan:

  • absensi RFID dengan notifikasi kepada orang tua;
  • SPP dan tagihan lewat virtual account;
  • mading dan pengumuman;
  • laporan dan analitik;
  • absensi per mapel;
  • aplikasi orang tua;
  • API.

Sekolah Unggul berbasis web. Aplikasi orang tua untuk Android dan iOS disebut di situs, tetapi per Oktober 2026 tautan tokonya belum aktif. Tiga kelebihan yang ditonjolkan: harga terbuka, server di Indonesia, dan go-live kurang dari 7 hari kerja.

Tarif per Oktober 2026

Jumlah murid Tarif Sekolah Unggul
Sampai 30 murid Gratis permanen
31–100 murid Rp750.000 per bulan
101–500 murid Rp2.000.000 per bulan
501–1.500 murid Rp5.000.000 per bulan
Lebih dari 1.500 murid Hubungi
CBT saja Rp450 ribu–Rp22,5 juta per 30 hari (belum PPN)

Sekolah yang cocok

Sekolah Unggul cocok untuk sekolah yang ingin presensi RFID dengan kabar langsung ke orang tua, tagihan lewat virtual account, dan implementasi cepat dengan server di Indonesia.

Alasan sekolah mencari alternatif Sekolah Unggul

Paket gratis dibatasi 30 murid

Hampir semua sekolah memiliki lebih dari 30 murid. Paket gratis ini cocok untuk mencoba, tetapi tidak untuk dipakai satu sekolah penuh.

Lonjakan tarif di batas jenjang

Sekolah dengan 101 murid membayar Rp2 juta per bulan, atau Rp24 juta per tahun. Sekolah dengan 100 murid membayar Rp750 ribu per bulan, atau Rp9 juta per tahun. Selisih satu murid bisa menggeser biaya tahunan sebesar Rp15 juta.

CBT dihitung terpisah

Sekolah yang hanya membutuhkan CBT untuk asesmen membayar per 30 hari, belum termasuk PPN. Bagi sekolah yang menjalankan beberapa asesmen dalam setahun, biaya ini perlu dihitung berulang.

ASIS sebagai pilihan lain

ASIS adalah platform manajemen sekolah dengan empat aplikasi dalam satu akun: asis.id (web), ASIS Mobile (Android), Pustaka, dan Studio. Sekolah memilih dari 57 modul dan 45 peran pengguna.

Fitur yang setara dengan kebutuhan pengguna Sekolah Unggul:

  • Presensi murid dan pegawai lewat pindai QR atau pengenalan wajah, serta presensi per mapel.
  • Kabar ke orang tua lewat notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang, ditambah pengumuman dan pesan massal WhatsApp.
  • Keuangan: tagihan, tabungan, kas, RKAS, SPJ. Orang tua transfer langsung ke rekening sekolah dan mengunggah bukti; Bendahara memverifikasi.
  • CBT dan ujian kertas: paket soal, token, proktor, tryout, dan koreksi, termasuk di paket Rp0.
  • Dashboard Goal untuk memantau target sekolah per peran, serta Ruang Yayasan untuk jaringan sekolah.

Paket ASIS per tahun per lembaga, tanpa batas jumlah murid: ASIS Rp0 (semua aplikasi), Plus Rp300 ribu, Pro Rp500 ribu, Max Rp1 juta, Ultra lewat tim.

Perbandingan Sekolah Unggul dan ASIS

Data per Oktober 2026.

Aspek Sekolah Unggul ASIS
Paket gratis Sampai 30 murid Rp0 tanpa batas murid
Model harga Tarif bulanan per rentang jumlah murid Per tahun per lembaga
Ilustrasi 101–500 murid Rp24 juta per tahun Rp0; paket berbayar Rp300 ribu–Rp1 juta per tahun
Presensi RFID, per mapel QR, wajah, GPS, fingerprint, per mapel
Notifikasi orang tua Ada Notifikasi aplikasi gratis tanpa batas
Tagihan Virtual account Transfer ke rekening sekolah + unggah bukti
CBT Produk terpisah, per 30 hari Termasuk (CBT dan ujian kertas)
API Ada Konektor asisten AI (MCP)
Platform Web; aplikasi orang tua disebut, tautan belum aktif Web, Android

Data dapat berubah; hubungi kami bila ada koreksi.

Contoh: SD swasta dengan 180 murid

Sebuah SD swasta di Sleman memiliki 6 rombel dengan total 180 murid. Di Sekolah Unggul, sekolah ini masuk rentang 101–500 murid, sehingga tarifnya Rp2.000.000 per bulan atau Rp24 juta per tahun. Bila sekolah juga membutuhkan CBT terpisah untuk asesmen, biaya CBT dihitung per 30 hari.

Di ASIS, SD yang sama memakai paket Rp0 untuk presensi, pengumuman, tagihan, CBT, dan e-Rapor. Bila ingin domain sendiri, paket ASIS Plus Rp300 ribu per tahun. Selisihnya bisa dipakai untuk pelatihan guru atau pengadaan buku.

Hitungan ini ilustrasi. Sekolah tetap perlu menimbang kebutuhan RFID dan virtual account yang hanya ada di Sekolah Unggul.

Kapan Sekolah Unggul tetap lebih cocok

Sekolah Unggul bisa menjadi pilihan yang lebih baik bila:

  • sekolah membutuhkan presensi kartu RFID di gerbang dengan notifikasi otomatis;
  • pembayaran lewat virtual account yang tercatat otomatis menjadi prioritas Bendahara;
  • lembaga sangat kecil, misalnya kelompok belajar dengan kurang dari 30 murid, sehingga paket gratis sudah cukup;
  • sekolah mensyaratkan server di Indonesia dan go-live cepat yang dijanjikan penyedia;
  • tim TI membutuhkan API untuk integrasi.

Harga yang terbuka juga memudahkan sekolah menghitung sendiri, dan itu patut dihargai.

Tips migrasi ke ASIS

  1. Ekspor data murid, kelas, dan riwayat absensi ke Excel sebelum langganan berakhir.
  2. Impor file ekspor Dapodik atau EMIS sebagai data induk; ASIS tidak terhubung langsung dan tidak mengirim data balik.
  3. Cetak kartu QR presensi dari ASIS sebagai pengganti kartu RFID.
  4. Umumkan rekening sekolah dan cara unggah bukti bayar kepada orang tua.
  5. Uji CBT dengan satu ulangan harian sebelum dipakai untuk asesmen sumatif.

Panduan langkah demi langkah tersedia di Panduan ASIS di asis.id.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah Sekolah Unggul gratis?

Per Oktober 2026, gratis permanen untuk sampai 30 murid. Di atas itu berlaku tarif bulanan mulai Rp750.000 sesuai jumlah murid.

Apa alternatif Sekolah Unggul tanpa batas jumlah murid?

ASIS menyediakan paket Rp0 berisi semua aplikasi tanpa batas jumlah murid. Paket berbayar dihitung per tahun per lembaga.

Apakah CBT di ASIS berbayar terpisah?

Tidak. CBT dan ujian kertas termasuk dalam ASIS, lengkap dengan paket soal, token, proktor, dan tryout.

Apakah ASIS memakai kartu RFID untuk presensi?

Tidak. Presensi ASIS memakai pindai QR, pengenalan wajah, atau GPS, serta mendukung fingerprint.

Apakah yayasan bisa memantau beberapa sekolah?

Bisa. Ruang Yayasan di ASIS memungkinkan pengurus memantau beberapa sekolah sekaligus.

ASIS: Satu Sekolah Penuh, Bukan Hanya 30 Murid

Akar masalah tarif berbasis jumlah murid adalah biaya yang melonjak tepat ketika sekolah berhasil menambah murid. Paket gratis berbatas hanya menunda keputusan, bukan menyelesaikannya.

ASIS lahir dengan prinsip "Teknologinya gratis, kemajuannya kita bangun bersama." Presensi, kabar ke orang tua, tagihan, CBT, dan e-Rapor Kurikulum Merdeka tersedia di paket Rp0 untuk seluruh murid. Data dicatat sekali dan dipakai berkali-kali, tidak dijual, dan tanpa iklan.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: Sekolah Unggul, bagian harga, diakses 18 Oktober 2026.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.