WAWASAN ASIS

Alternatif CARDS Sekolah: Perbandingan Fitur dan Harga

Alternatif CARDS sekolah: perbandingan faktual CARDS (Cazh) dan ASIS per Oktober 2026, dari model harga, pembayaran, kartu, presensi, sampai rapor.

Tim Wawasan ASIS 09 Okt 2026 Perbandingan

Kepala sekolah yang mencari alternatif CARDS sekolah umumnya sedang menimbang dua hal: apakah sekolah benar-benar butuh ekosistem kartu dan pembayaran digital, dan berapa biaya totalnya bila harga baru diketahui setelah demo. Halaman ini menyajikan fakta CARDS dari PT Cazh Teknologi Inovasi per Oktober 2026, membandingkannya dengan ASIS secara setara, dan menjelaskan kapan CARDS tetap menjadi pilihan yang masuk akal.

Apa itu CARDS dari Cazh

CARDS adalah sistem sekolah dari PT Cazh Teknologi Inovasi. Segmennya mencakup TK/RA sampai SMA/MA/SMK, madrasah, pesantren, dan yayasan.

Kekuatan CARDS ada pada pembayaran dan kartu. Situs resminya mencantumkan 30 modul, di antaranya:

  • SPP online lewat virtual account, QRIS, e-wallet, atau kartu, ditambah tabungan dan donasi;
  • kartu RFID/QR untuk kantin nontunai, lengkap dengan kontrol orang tua;
  • presensi RFID, QR, atau wajah, termasuk per mapel;
  • rapor digital, jadwal, tugas, jurnal, Kuis AI, dan tahfidz;
  • PPDB/SPMB, poin, izin, kesehatan, dan broadcast WhatsApp;
  • cicilan SPP FlexyCazh;
  • REST API dan webhook untuk integrasi.

Platform tidak dirinci di situs, tetapi disebutkan ada aplikasi orang tua dan aplikasi kasir kantin.

Siapa yang paling cocok memakai CARDS

CARDS cocok untuk sekolah atau pesantren yang ingin seluruh transaksi berjalan nontunai: SPP, uang saku, dan belanja kantin. Lembaga dengan tim TI yang ingin menghubungkan sistem lain lewat API juga diuntungkan.

Alasan sekolah mencari alternatif

Harga bergantung banyak variabel

Per Oktober 2026, harga CARDS tidak dipublikasikan. Halaman harganya menjelaskan bahwa biaya mengikuti jumlah murid atau santri dan staf, modul yang aktif, serta kartu dan perangkat. Penawaran diberikan setelah demo. Artinya, biaya akan naik seiring bertambahnya murid, dan sekolah perlu menghitung ulang setiap tahun ajaran.

Tidak semua sekolah siap dengan perangkat

Kartu RFID, mesin presensi, dan kasir kantin membutuhkan pengadaan, perawatan, dan penggantian kartu hilang. Untuk sekolah dengan 150 murid di kecamatan, investasi ini sering terasa berlebihan.

Ingin pembayaran langsung ke rekening sekolah

Sebagian yayasan lebih suka uang masuk langsung ke rekening sekolah tanpa perantara, lalu diverifikasi Bendahara.

ASIS sebagai alternatif CARDS sekolah

ASIS menyatukan empat aplikasi dalam satu akun: asis.id (web), ASIS Mobile (Android), Pustaka, dan Studio. Sekolah memilih modul yang dibutuhkan dari 57 modul, dengan 45 peran pengguna agar tiap orang hanya melihat menu dan data yang ia perlukan.

Fitur yang setara dengan kebutuhan pengguna CARDS:

  • Presensi murid dan pegawai lewat pindai QR atau pengenalan wajah, serta presensi per mapel.
  • Keuangan: tagihan, tabungan, kas, RKAS, dan SPJ. Orang tua transfer langsung ke rekening sekolah, mengunggah bukti bayar, dan Bendahara memverifikasi. Tidak ada potongan biaya transaksi dari ASIS.
  • Kantin dan koperasi untuk pencatatan penjualan di sekolah.
  • Akademik: jadwal tanpa bentrok, jurnal mengajar, tugas online, e-Rapor Kurikulum Merdeka, tahfidz.
  • Kesiswaan: SPMB online, prestasi dan kedisiplinan, UKS.
  • Komunikasi: notifikasi aplikasi gratis tanpa batas dengan jam tenang, serta pengumuman dan pesan massal lewat WhatsApp.

Harga ASIS dipublikasikan, per tahun per lembaga: ASIS Rp0 (semua aplikasi), ASIS Plus Rp300 ribu, ASIS Pro Rp500 ribu, ASIS Max Rp1 juta, dan ASIS Ultra lewat tim. Jumlah murid tidak memengaruhi harga.

Perbandingan CARDS dan ASIS per Oktober 2026

Aspek CARDS (Cazh) ASIS
Model harga Mengikuti jumlah murid/staf, modul, dan perangkat Per tahun per lembaga, tidak dihitung per murid
Harga dipublikasikan Tidak, penawaran setelah demo Ya, mulai Rp0
Jumlah modul 30 modul 57 modul (7 inti, 50 opsional)
Pembayaran SPP VA, QRIS, e-wallet, kartu Transfer ke rekening sekolah + unggah bukti
Cicilan SPP Ada (FlexyCazh) Tidak ada
Kartu RFID dan kantin nontunai Ada Kantin/koperasi ada; tanpa kartu RFID
Presensi RFID, QR, wajah, per mapel QR, wajah, GPS, fingerprint, per mapel
Rapor dan tahfidz Ada Ada (e-Rapor Kurikulum Merdeka, tahfidz)
Integrasi REST API dan webhook Konektor asisten AI (MCP)
Uji coba Demo gratis, syarat uji coba tidak dirinci Langsung daftar paket Rp0

Data dapat berubah; hubungi kami bila ada koreksi.

Kapan CARDS lebih tepat untuk sekolah

CARDS mungkin pilihan yang lebih baik bila:

  • sekolah atau pesantren ingin kantin dan uang saku sepenuhnya nontunai dengan kartu, termasuk kontrol orang tua atas jajan anak;
  • yayasan membutuhkan pembayaran lewat VA, QRIS, atau e-wallet yang tercatat otomatis;
  • banyak keluarga membutuhkan skema cicilan SPP;
  • tim TI sekolah perlu REST API dan webhook untuk menghubungkan sistem lain.

Ekosistem kartu dan kantin CARDS tergolong matang. Bila kebutuhan itu inti, wajar memilih CARDS meski biayanya bergantung pada skala.

Hitung biaya total sebelum memutuskan

Saat menimbang alternatif CARDS sekolah, bandingkan biaya total, bukan hanya harga langganan. Untuk sistem berbasis kartu, masukkan juga pengadaan kartu awal, kartu pengganti yang hilang setiap semester, mesin presensi atau pembaca kartu, serta perangkat kasir kantin. Untuk sistem berbasis transfer, masukkan waktu Bendahara memverifikasi bukti bayar.

Tuliskan semuanya dalam satu lembar untuk tiga tahun ajaran, lalu bawa ke rapat bersama yayasan dan komite. Dengan angka di atas kertas, keputusan lebih mudah dipertanggungjawabkan.

Tips pindah ke ASIS

  1. Ekspor data murid, kelas, dan pegawai dari sistem lama ke Excel atau CSV.
  2. Pakai file ekspor Dapodik atau EMIS sebagai data awal bila lebih rapi. ASIS hanya mengimpor file ekspor, tidak terhubung langsung.
  3. Catat saldo tabungan dan tunggakan per murid pada tanggal pindah, lalu masukkan sebagai saldo awal.
  4. Umumkan rekening sekolah dan cara unggah bukti bayar kepada wali murid sebulan sebelum pindah.
  5. Selesaikan saldo kartu kantin sebelum kartu dinonaktifkan, agar tidak ada uang murid yang tertahan.

Panduan impor tersedia di Panduan ASIS di asis.id.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa biaya CARDS untuk sekolah?

Per Oktober 2026, CARDS tidak mempublikasikan harga. Biaya mengikuti jumlah murid dan staf, modul aktif, serta kartu dan perangkat, dan penawaran diberikan setelah demo.

Apakah ASIS mendukung QRIS atau virtual account?

Untuk tagihan sekolah, tidak; QRIS dan virtual account saat ini tersedia untuk tagihan kampus di ASIS Kampus. Di sekolah, orang tua transfer langsung ke rekening sekolah lalu mengunggah bukti bayar untuk diverifikasi Bendahara.

Apa alternatif CARDS sekolah yang gratis?

ASIS menyediakan paket Rp0 berisi semua aplikasi, termasuk presensi, keuangan, kantin dan koperasi, serta e-Rapor. Paket berbayar per lembaga hanya untuk kebutuhan tambahan seperti domain sendiri.

Apakah presensi ASIS butuh mesin khusus?

Tidak wajib. Presensi bisa memakai pindai QR atau pengenalan wajah dengan perangkat yang sudah ada.

Apakah pesantren bisa memakai ASIS?

Bisa. Pesantren juga dapat memakai Basmalah, aplikasi gratis dari ekosistem ASIS untuk wali santri, dengan fitur presensi, hafalan, izin, tabungan, dan tagihan.

ASIS: Administrasi Rapi Tanpa Biaya yang Ikut Membengkak

Banyak sekolah tertarik pada sistem nontunai, lalu kaget ketika biaya naik setiap kali jumlah murid bertambah atau kartu perlu diganti. Akar masalahnya adalah model biaya yang melekat pada skala dan perangkat.

ASIS mengambil jalan berbeda: teknologinya gratis, biaya paket dihitung per lembaga, dan data dicatat sekali lalu dipakai berkali-kali. Presensi, tagihan, kantin, tahfidz, dan e-Rapor berada dalam satu akun, sementara uang orang tua masuk langsung ke rekening sekolah tanpa potongan dari ASIS.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

Sumber: CARDS untuk sekolah; Halaman harga CARDS, diakses 18 Oktober 2026.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.