WAWASAN ASIS

Daftar Administrasi Tata Usaha Sekolah yang Harus Tersedia

Daftar administrasi tata usaha sekolah yang wajib tersedia: kemuridan, kepegawaian, keuangan, sarpras, persuratan, dan humas, lengkap dengan cara merapikannya.

Tim Wawasan ASIS 04 Agt 2026 Administrasi Sekolah

Administrasi tata usaha sekolah mencakup enam bidang utama yang dokumennya harus tersedia dan mudah ditemukan: kemuridan, kepegawaian, keuangan, sarana prasarana, persuratan dan kearsipan, serta hubungan masyarakat. Dokumen inti di tiap bidang antara lain buku induk murid, berkas pegawai, buku kas, buku inventaris, buku agenda surat, dan dokumentasi kegiatan. Artikel ini menyajikan daftar lengkap per bidang, contoh cara menata, dan daftar cek yang bisa langsung dipakai TU dan operator untuk persiapan akreditasi maupun pemeriksaan rutin.

Mengapa daftar administrasi TU perlu dibakukan

Di banyak sekolah, kelengkapan administrasi bergantung pada ingatan satu orang. Ketika petugas TU pindah atau pensiun, penggantinya harus menebak dokumen apa saja yang ada dan di mana disimpan. Daftar baku membuat pekerjaan bisa diwariskan, diperiksa, dan dibagi.

Daftar ini juga membantu saat ada permintaan mendadak: legalisir ijazah alumni sepuluh tahun lalu, data pegawai untuk usulan tunjangan, atau bukti kepemilikan aset saat pemeriksaan.

1. Administrasi kemuridan

Dokumen Isi pokok Masa simpan
Buku induk murid Identitas, riwayat, mutasi, kelulusan Permanen
Buku klaper Indeks nama murid menuju nomor induk Permanen
Daftar murid per rombel Nama, NIS, NISN tiap rombel Per tahun ajaran
Berkas mutasi Surat pindah masuk dan keluar Permanen
Arsip penerimaan murid baru Formulir, dokumen pendaftaran, hasil seleksi Sesuai kebijakan sekolah
Rekap presensi Rekap bulanan per rombel Beberapa tahun
Leger nilai dan arsip rapor Nilai akhir tiap semester Permanen
Arsip ijazah dan SKL Daftar penerima, tanda terima Permanen

Buku induk adalah dokumen paling penting. Pastikan setiap murid baru dicatat paling lambat satu bulan setelah masuk. Panduan versi digital ada di artikel buku induk murid digital.

2. Administrasi kepegawaian

  • Daftar pegawai (guru dan tenaga kependidikan) beserta status kepegawaian.
  • Berkas pribadi tiap pegawai: SK pengangkatan, ijazah, sertifikat pendidik, SK pangkat atau golongan.
  • Daftar urut kepangkatan bagi pegawai ASN.
  • SK pembagian tugas mengajar dan tugas tambahan per semester.
  • Rekap presensi pegawai.
  • Arsip penilaian kinerja dan dokumen pengembangan diri.
  • Arsip cuti, izin, dan mutasi pegawai.

Simpan berkas tiap pegawai dalam map terpisah berlabel nama dan NIP atau NUPTK. Untuk sekolah swasta, tambahkan perjanjian kerja dan SK dari Yayasan.

3. Administrasi keuangan

Dokumen Keterangan
RKAS Rencana tahunan yang disahkan
Buku kas umum Semua penerimaan dan pengeluaran
Buku pembantu bank, tunai, pajak Rincian per jenis
Bukti pengeluaran Kuitansi, nota, faktur yang tersusun
Laporan realisasi dan SPJ Per tahap dan akhir tahun
Arsip pembayaran murid Tagihan dan bukti bayar dari orang tua
Daftar gaji atau honor Beserta tanda terima

Walaupun keuangan dipegang Bendahara, TU biasanya ikut membantu pengarsipan. Sepakati siapa menyimpan apa agar tidak ada dokumen yang dikira dipegang pihak lain.

4. Administrasi sarana prasarana

  • Buku inventaris barang dan kartu inventaris ruang.
  • Daftar aset tanah dan bangunan beserta bukti kepemilikan.
  • Berita acara serah terima barang.
  • Catatan pemeliharaan dan perbaikan.
  • Buku peminjaman alat dan ruang.
  • Usulan penghapusan barang rusak.

Tempel kartu inventaris di setiap ruang. Saat asesor atau pengawas berkunjung, data di buku dan barang di ruangan harus cocok.

5. Administrasi persuratan dan kearsipan

  • Buku agenda surat masuk dan keluar.
  • Arsip surat masuk dan salinan surat keluar.
  • Kode klasifikasi surat dan aturan penomoran.
  • Arsip SK Kepala Sekolah.
  • Buku ekspedisi atau tanda terima surat.
  • Daftar arsip inaktif dan jadwal retensi.

Penomoran surat yang konsisten memudahkan pencarian. Contohnya dibahas di artikel buku agenda surat masuk dan keluar.

6. Administrasi hubungan masyarakat

  • Notulen rapat dengan komite dan orang tua.
  • Dokumen kerja sama dengan instansi, dunia usaha, atau kampus.
  • Dokumentasi kegiatan sekolah (foto dan laporan singkat).
  • Buku tamu.
  • Arsip pengumuman dan surat edaran ke orang tua.

Cara menata agar mudah ditemukan

Gunakan satu sistem label

Beri kode warna atau kode huruf per bidang, misalnya K untuk kemuridan, P untuk kepegawaian, U untuk keuangan, S untuk sarpras, A untuk persuratan, dan H untuk humas. Kode ini dipakai di punggung ordner dan nama folder digital.

Pisahkan arsip aktif dan inaktif

Dokumen tahun berjalan diletakkan di lemari dekat meja TU. Dokumen lama dipindahkan ke ruang arsip dengan daftar isi per kotak.

Buat salinan digital dokumen penting

Pindai dokumen yang sering diminta, seperti buku induk, SK, dan sertifikat tanah. Simpan dengan pola nama berkas yang sama, misalnya "P-2026-SK-Pembagian-Tugas-Ganjil".

Bagi tanggung jawab

Di SMP dengan dua petugas TU, misalnya, satu orang memegang kemuridan dan persuratan, satu orang memegang kepegawaian dan sarpras. Operator Dapodik membantu memastikan data di dokumen sama dengan data yang dilaporkan.

Daftar cek administrasi tata usaha sekolah

Bidang Dokumen inti tersedia Terbaru tahun ini Ada salinan digital
Kemuridan
Kepegawaian
Keuangan
Sarana prasarana
Persuratan dan arsip
Hubungan masyarakat

Isi tabel ini setiap awal semester. Bila satu kolom kosong, jadwalkan pembenahan pada bulan itu juga, bukan menjelang akreditasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa saja administrasi tata usaha sekolah yang paling sering diperiksa?

Buku induk murid, berkas pegawai, buku kas, buku inventaris, dan buku agenda surat. Kelima dokumen ini hampir selalu diminta saat akreditasi atau pemeriksaan.

Berapa lama arsip sekolah harus disimpan?

Tergantung jenisnya. Buku induk, ijazah, dan bukti kepemilikan aset disimpan permanen, sedangkan dokumen lain mengikuti jadwal retensi yang ditetapkan sekolah sesuai ketentuan kearsipan.

Apakah arsip digital boleh menggantikan arsip kertas?

Arsip digital sangat membantu pencarian, tetapi dokumen asli bertanda tangan basah tetap disimpan sesuai ketentuan yang berlaku.

Siapa yang bertanggung jawab atas administrasi TU?

Kepala TU atau petugas TU mengerjakan, Kepala Sekolah bertanggung jawab secara kelembagaan.

Bagaimana jika dokumen lama sudah hilang?

Catat dalam berita acara, lalu susun ulang dari sumber lain yang tersedia, misalnya data Dapodik, leger, atau arsip dinas.

ASIS: Administrasi TU yang Tidak Diketik Ulang

Akar kerepotan TU adalah data yang sama ditulis berkali-kali: nama murid di buku induk, di daftar rombel, di daftar hadir, di tagihan, dan di surat keterangan. Setiap salinan berpeluang berbeda satu huruf.

ASIS memegang prinsip "Data dicatat sekali, dipakai berkali-kali." Sekolah bisa mengimpor file ekspor Dapodik yang sudah dimiliki, lalu data murid dan pegawai itu dipakai untuk profil murid, presensi, surat dan SK, sarana prasarana dan peminjaman aset, serta buku tamu. Dengan 45 peran pengguna, petugas TU, operator, Bendahara, dan Kepala Sekolah masing-masing hanya melihat menu yang menjadi tugasnya.

ASIS gratis untuk semua sekolah, dan Basmalah gratis untuk pesantren, madrasah diniyah, dan TPQ. Silakan mulai di asis.id.

BACA JUGA

Artikel lain untuk sekolah.

MULAI DARI SATU DATA

Cukup catat sekali, pakai di mana saja.

Daftarkan sekolah Anda dan rasakan bagaimana satu sumber kebenaran meringankan pekerjaan sehari-hari.