Daftar isi — Panduan TPPK dan Perlindungan Anak ASIS
- 1Tata Kelola TPPK Sekolah
- 1.1Anggota dan Peran TPPK
- 1.2Prosedur dan Kanal Pelaporan Aman
- 2Program Pencegahan Kekerasan
- 2.1Merancang Program Pencegahan
- 2.2Evaluasi Lingkungan Sekolah Aman
- 3Menangani Laporan Kekerasan
- 3.1Menerima dan Memverifikasi Laporan
- 3.2Langkah, Rujukan, dan Tindak Lanjut
- 4Kerahasiaan dan Pelaporan TPPK
- 4.1Melindungi Identitas Korban dan Saksi
- 4.2Laporan Agregat dan Audit Tindak Lanjut
4.1Melindungi Identitas Korban dan Saksi
akses minimum, penyamaran, komunikasi aman, dan retensi dokumen
Melindungi Identitas Korban dan Saksi membantu anggota TPPK, pimpinan, konselor, dan petugas perlindungan anak memahami akses minimum, penyamaran, komunikasi aman, dan retensi dokumen. Gunakan halaman ini sebagai tutorial kerja, bahan orientasi petugas baru, dan checklist pemeriksaan berkala di ASIS.
Tujuan dan hasil yang diharapkan
Proses ini bertujuan memastikan akses minimum, penyamaran, komunikasi aman, dan retensi dokumen dikelola dari sumber yang sah, berada pada sekolah serta periode yang benar, dan dapat ditelusuri kembali. Hasil akhirnya bukan hanya data yang tersimpan, tetapi informasi yang konsisten ketika dipakai oleh laporan, portal pengguna, dokumen, dan layanan terkait.
Persiapan sebelum membuka fitur
- Pastikan akun memperoleh peran dan izin sesuai tugas.
- Periksa sekolah aktif, unit, tahun ajaran, semester, serta rentang tanggal.
- Siapkan dokumen sumber dan persetujuan yang diperlukan.
- Cari data lama sebelum menambah catatan baru.
- Gunakan data demonstrasi untuk latihan bila tersedia.
Langkah mengelola Melindungi Identitas Korban dan Saksi
- Buka ruang kerja yang berkaitan dengan Melindungi Identitas Korban dan Saksi dari dashboard atau pencarian menu.
- Atur filter agar daftar menampilkan konteks yang sedang dikerjakan.
- Periksa prasyarat dan hubungan dengan data induk.
- Pilih tindakan tambah, ubah, impor, verifikasi, atau cetak sesuai kebutuhan.
- Masukkan informasi berdasarkan dokumen sumber, bukan perkiraan.
- Periksa kembali nama, tanggal, nilai, status, lampiran, dan pihak terkait.
- Simpan satu kali lalu baca pesan sistem dan hasil pada daftar.
- Buka detail atau laporan untuk memastikan perubahan diterapkan dengan benar.
Kontrol mutu dan keamanan data
Gunakan prinsip akses minimum. Jangan membagikan kata sandi, token, data kesehatan, catatan konseling, informasi keuangan, atau identitas pribadi melalui kanal umum. Untuk koreksi, pertahankan riwayat menggunakan status, pembatalan, atau arsip. Ekspor hanya data yang benar-benar diperlukan dan amankan berkas setelah digunakan.
Checklist penyelesaian
- Tidak ada data ganda atau hubungan yang terputus.
- Status menggambarkan kondisi sebenarnya.
- Lampiran dapat dibuka oleh penerima yang berwenang.
- Angka pada ringkasan cocok dengan detail.
- Koreksi dan tindak lanjut memiliki penanggung jawab.
- Hasil telah diperiksa dari sudut pandang pengguna terkait.
Masalah umum dan cara menanganinya
Mengapa menu tidak terlihat?
Periksa sekolah aktif, modul sekolah, peran, dan izin akun. Menu yang tidak relevan memang dapat disembunyikan. Jangan meminjam akun pengguna lain untuk melewati pembatasan.
Mengapa data tidak muncul?
Periksa filter, periode, status publikasi, hubungan data, dan ejaan pencarian. Hindari memasukkan ulang data sebelum memastikan catatan tersebut tidak berada pada konteks lain.
Apa yang harus dilaporkan kepada administrator?
Sertakan tujuan, nama halaman, waktu kejadian, sekolah dan periode, langkah yang dilakukan, serta pesan sistem. Samarkan data pribadi pada tangkapan layar dan jangan pernah mengirim kredensial.