Daftar isi — Panduan Kepala Sekolah ASIS
- 1Mengenal Dashboard Kepala Sekolah
- 1.1Memilih Indikator yang Relevan
- 1.2Membaca Tren dan Anomali
- 2Monitoring Akademik dan Pembelajaran
- 2.1Memantau Keterlaksanaan Mengajar
- 2.2Memantau Kesiapan Nilai dan E-Rapor
- 3Monitoring Kesiswaan, Kesehatan, dan Perlindungan
- 3.1Memantau Kehadiran dan Kedisiplinan
- 3.2Mengawasi Perlindungan Anak dan UKS
- 4Monitoring Keuangan dan Kepegawaian
- 4.1Meninjau RKAS, Kas, dan SPJ
- 4.2Meninjau Beban dan Administrasi Pegawai
- 5Rapat, Keputusan, dan Audit Tindak Lanjut
- 5.1Menyiapkan Rapat Berbasis Data
- 5.2Mengaudit Tindak Lanjut Keputusan
2.2Memantau Kesiapan Nilai dan E-Rapor
Menemukan kelas atau mapel yang belum siap.
Pemeriksaan sebelum terbit mengurangi koreksi dokumen setelah dibagikan.
Mengapa bagian ini penting?
Menemukan kelas atau mapel yang belum siap. Materi ini membantu kepala sekolah atau pimpinan satuan pendidikan bekerja dengan data yang tepat, memahami dampak setiap tindakan, dan menjaga proses tetap dapat diperiksa. Kerjakan pada sekolah serta periode yang benar sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
Langkah-langkah yang disarankan
- Buka leger/ringkasan.
- Cari nilai kosong.
- Tinjau finalisasi.
- Periksa sampel rapor.
- Minta koreksi sumber.
- Setujui penerbitan.
Selesaikan satu langkah, periksa hasilnya, kemudian lanjutkan. Untuk perubahan massal atau data sensitif, uji lebih dahulu menggunakan data contoh dan ikuti prosedur lembaga.
Checklist sebelum selesai
- Semua mapel ada.
- Anomali selesai.
- Dokumen sampel benar.
Jika satu butir belum terpenuhi, perbaiki sumber datanya. Jangan membuat data pengganti hanya agar halaman terlihat lengkap karena hubungan ke laporan lain dapat terputus.
Kesalahan yang perlu dihindari
Jangan menerbitkan massal karena mengejar tenggat jika data belum diperiksa. Hindari berbagi akun, kata sandi, token, atau data pribadi melalui kanal umum. Gunakan status, koreksi, atau arsip agar riwayat tidak hilang.
Pertanyaan umum
Apa yang dilakukan jika menu atau data tidak muncul?
Periksa akun, sekolah aktif, periode, filter, hubungan data, hak akses, dan modul secara berurutan. Jika tetap bermasalah, catat halaman, waktu, langkah, dan pesan yang terlihat tanpa mengirim kata sandi.
Kapan perlu meminta bantuan pengelola?
Minta bantuan ketika sumber data, kewenangan, atau konfigurasi berada di luar tanggung jawab kepala sekolah atau pimpinan satuan pendidikan. Sertakan konteks yang cukup agar petugas dapat menelusuri masalah tanpa membuka data yang tidak relevan.